Kamis, 22 Juni 2017

Mengenal Pasar Keuangan

Harga Nilai Kurs Tukar Dollar


Ditulis oleh: DimasHarga Nilai Kurs Tukar Dollar
Senin, 10 Agustus 2015 13:09 WIB
Dibaca 2003

Mata uang Amerika Serikat atau biasa disebut dengan US Dollar diakui sebagai alat tukar paling penting di dunia. Nyaris semua transaksi dan pembayaran dalam sistem ekonomi internasional memakai mata uang ini. Bahkan di pasar valuta asing atau forex, 60% transaksinya melibatkan pasangan mata uang Dollar.

Mengapa nilai tukar Dollar menjadi standar dalam perdagangan dunia? Ada beberapa alasan kenapa peran Dollar begitu dominan. Dari sisi historis, tentu tidak lepas dari posisi Amerika Serikat sebagai negara perekonomian dunia. Pasca Perang Dunia II, nyaris semua negara Eropa dan raksasa Asia mengalami kehancuran. Hanya Amerika yang kondisinya stabil sehingga mampu memberikan pinjaman kepada sekutu-sekutunya. Banyak negara tergantung pada suntikan Dollar yang diberikan oleh pemerintah sehingga lama-lama peran emas sebagai alat tukar utama digantikan oleh mata uang Amerika. Sejak saat itu, semua negara memakai Dollar (selain emas) untuk menyimpan kekayaannya dalam bentuk cadangan devisa.

Amerika Serikat sendiri adalah negara dengan nilai ekonomi terbesar di dunia. Sebagai pemilik mata uang paling berpengaruh di dunia, pemerintah Washington punya beban untuk menjaga kepercayaan pelaku ekonomi. Sekali saja muncul krisis maka pudarlah keyakinan publik kepada Amerika sebagai ‘pemimpin ekonomi dunia’. Hilangnya kepercayaan itu ditunjukkan dengan penurunan nilai tukar Dollar terhadap valuta utama lainnya.

Sama seperti mata uang rivalnya, harga Dollar juga sangat tergantung pada kinerja ekonomi Amerika. Performa ekonomi negeri Paman Sam diukur dari hasil data ekonomi seperti laporan tenaga kerja, nilai perdagangan, inflasi dan sebagainya. Indikator-indikator ekonomi inilah yang selalu dipantau oleh pelaku ekonomi dan pasar keuangan karena efeknya selalu berujung pada pergerakan kurs Dollar terhadap mata uang utama dunia seperti Euro, Poundsterling dan Yen.

Untuk diakui secara internasional, suatu mata uang harus memiliki fondasi yang kuat, dalam hal ini perekonomian nasionalnya. Kondisi politiknya juga mesti stabil agar tidak terlalu banyak gejolak yang bisa mengganggu negara-negara lain. Aspek politik menjadi begitu penting karena berpengaruh secara psikologis ke pasar. Mata uang negara rawan konflik seperti Dinar Irak dan Rial Iran nyaris mustahil menjadi valuta internasional karena kondisi politik dan keamanan domestiknya tidak meyakinkan. Di saat yang sama, pemerintahnya juga menyimpan konflik dengan blok barat sehingga tidak punya dukungan dunia luar. Dollar masih akan menjadi valuta utama dunia yang diakui oleh semua pihak untuk jangka waktu yang lama.

Kirim Komentar Anda


Komentar