Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

Mengenal Pasar Keuangan

Konversi kurs mata uang dunia


Ditulis oleh: DimasKonversi kurs mata uang dunia
Rabu, 19 Agustus 2015 16:49 WIB
Dibaca 2991

Apa yang terpikirkan ketika mendengar kalimat, “kurs mata uang dunia”? Sebagian orang mungkin berpikir soal negara-negara yang tersebar di 5 benua, dan banyak pula yang justru memikirkan soal angka-angka.

Sebagai bagian dari komunitas ekonomi dunia, kehidupan suatu negara tentu tidak bisa lepas dari yang namanya kurs valuta asing. Nilai tukar menjadi penting karena di era modern, ketergantungan antara negara satu dan negara lainnya sangat tinggi. Pergerakan harga di pasar uang juga dipantau oleh pelaku investasi, terutama mereka yang berkecimpung di dunia forex.

Pada prinsipnya, kurs adalah hasil konversi mata uang suatu negara dengan mata uang negara lainnya. Angkanya berubah setiap waktu, sesuai dengan dinamika yang terjadi di berbagai sektor di dua negara bersangkutan. Selain kondisi ekonomi, nilai tukar mata uang turut dipengaruhi oleh situasi politik. Semakin bagus suhu politik suatu negara maka semakin tinggi pula kepercayaan pelaku pasar finansial terhadap mata uang negara tersebut. Dalam beberapa kesempatan, berita politik justru jauh lebih berpengaruh terhadap kurs mata uang suatu negara ketimbang laporan ekonomi terbaru. Di tengah suasana pemilu misalnya, kurs mata uang kerap fluktuatif mengikuti headline terkini karena keyakinan pelaku ekonomi terhadap prospek pemerintahan suatu negara sedang diuji.

Pasar Modal

Dari dunia keuangan, komponen penggerak mata uang tidak lain adalah kinerja pasar modal suatu negara. Harga saham identik dengan kondisi perekonomian karena grafiknya mengacu pada perolehan laba suatu perusahaan publik. Level keuntungan usaha berbanding lurus dengan ekonomi makro karena laba yang besar hanya bisa diraih jika konsumen punya daya beli yang mumpuni. Harga saham di pasar modal mampu mencerminkan siklus ekonomi dari tingkat produsen ke konsumen. Tidak heran kalau nilai tukar mata ikut susut ketika harga-harga sahamnya melemah dan kuat saat pasar modalnya meroket.

Faktor yang lain yang tidak kalah penting adalah perdagangan internasional. Negara yang menerima permintaan produk barang dan jasa dalam jumlah besar, nilai tukarnya pasti lebih kuat dibandingkan negara konsumen. Komponen defisit dan surplus dalam neraca keuangan bisa memberi gambaran tentang daya saing suatu negara dalam perdagangan internasional, berdasarkan laju ekspor dan impornya. Oleh karena itulah kurs mata uang selalu berbanding lurus dengan hasil data neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan.

Pergerakan Nilai Mata Uang

Nilai tukar mata uang bergerak dari waktu ke waktu di luar kendali siapapun. Namun pelaku ekonomi dan investor sebaiknya bisa membaca kecenderungan arahnya dengan meng-update berita-berita ekonomi dan politik. Dengan menguasai faktor-faktor yang melingkupi pasar valuta, pihak-pihak yang berkepentingan dapat beradaptasi dengan perubahan dan mampu melindungi bisnisnya masing-masing dari risiko kerugian kurs.

Kirim Komentar Anda


Komentar