Kamis, 19 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

Analisa Fundamental

Harga Minyak Mentah Dunia Hari Ini


Ditulis oleh: DimasHarga Minyak Mentah Dunia Hari Ini
Kamis, 16 Juli 2015 16:34 WIB
Dibaca 1750

Selain logam mulia emas, minyak mentah adalah komoditas hasil bumi yang paling banyak diperdagangkan di pasar internasional. Pergerakan harga minyak mentah dunia berfluktuasi secara cepat setiap hari, mengikuti dinamika ekonomi dan industri.

Di pasar berjangka, minyak mentah dunia termasuk salah satu produk favorit investor. Standar harganya mengacu pada harga dua jenis minyak bumi dunia dengan volume permintaan terbesar yaitu Brent (Brent Crude) dan West Texas Intermediate atau WTI.
Dalam sejarahnya. minyak Brent dihasilkan dari lahan tambang yang mulai beroperasi di laut utara pada tahun 1970 an. Sejak saat itu Brent menjadi dasar pembentukan harga minyak mentah dunia dengan porsi sekitar 2/3 dari total suplai minyak mentah dunia yang diperdagangkan.
Sedangkan standar harga WTI sebagai pelengkap acuan harga di pasar minyak mentah (crude oil market). Peran WTI semakin meningkat karena dalam perkembangannya jumlah produksi Brent terus mengalami penurunan. Sesuai namanya, varian minyak West Texas Intermediate adalah minyak bumi yang diproduksi di Texas, Amerika Serikat dengan peruntukan sebagai bahan bakar industri. Oleh karena itulah minyak jenis ini banyak diminati terutama di negara industri seperti Amerika Serikat dan China.

Di industri berjangka, komoditi minyak mentah dunia diperdagangkan dalam bentuk kontrak atau futures contract. Kontrak berjangka diperdagangkan di bursa berjangka dan dirancang untuk membeli atau menjual aset tertentu, misalnya minyak mentah, pada suatu tanggal di masa yang akan datang. Oleh karena itulah investor selalu meng-update harga minyak mentah dunia hari ini untuk mengetahui apakah ada peluang untuk meraih keuntungan dari posisi jual atau beli.

Faktor utama yang menggerakkan harga minyak mentah dunia adalah jumlah persediaan dan permintaan. Setiap ada indikasi kinerja ekonomi di negara-negara industri melemah maka harga akan turun, karena penurunan laju ekonomi akan berujung pada berkurangnya permintaan untuk minyak mentah. Sebaliknya saat ada negara yang menaikkan target pertumbuhan ekonominya, harga akan naik. Laporan tentang jumlah produksi dari lembaga perminyakan semacam OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan IEA (International Energy Agency) juga bisa dijadikan parameter persediaan di masa depan.

Harga minyak mentah dunia hari ini bisa di-update melalui berbagai sumber mulai dari media massa, media cetak hingga aplikasi trading yang biasa dipakai oleh investor. Pergerakannya sangat aktif, sama seperti harga produk keuangan lainnya. Sebagai salah satu aset berbasis komoditi, minyak mentah juga sangat terpengaruh oleh nilai tukar US Dollar. Saat kurs Dollar menguat, ‘emas hitam’ biasanya dijauhi oleh investor karena harganya jadi lebih mahal bagi pemegang mata uang non-Dollar sehingga membuat harga minyak mentah dunia turun. Oleh karena itu, investor yang ingin memperdagangkan minyak mentah biasanya terlebih dahulu membaca arah pergerakan kurs supaya tidak terbebani oleh biaya dari selisih nilai tukar.

Kirim Komentar Anda


Komentar