Rabu, 18 Oktober 2017

Strategi Trading

Trading dengan Engulfing Pattern


Ditulis oleh: Dwi AvionoTrading dengan Engulfing Pattern
Kamis, 19 November 2015 10:46 WIB
Dibaca 5459

Ada dua jenis engulfing yaitu bullish engulfing, yang merupakan tanda berakhirnya trend turun dan berubah menjadi trend naik, serta bearish candlestick, yang merupakan tanda berakhirnya trend naik.



Pattern ini lebih mudah terlihat dibandingkan pola lainnya yang dibentuk oleh candlestick. Namun hal yang harus diperhatikan antara lain:

Bullish engulfing:

  • Panjang bullish candlestick > panjang bearish candlestick sebelumnya.
  • Harga high bullish candlestick > harga high bearish candlestick sebelumnya.
  • Harga close bullish candlestick > harga high bearish candlestick sebelumnya (bukan keharusan). 

Bearish engulfing:

  • Panjang bearish candlestick > panjang bullish candlestick sebelumnya.
  • Harga low bearish candlestick < harga low bullish candlestick sebelumnya.
  • Harga close bearish candlestick < harga low bullish candlestick sebelumnya (bukan keharusan)

Pola transaksi bullish engulfing menggunakan pending order sebagai berikut :
- Tempatkan order pending buy stop pada harga tertinggi bullish engulfing.



- Stop loss ditempatkan di harga terendah bullish engulfing.
- Take profit ditempatkan di resistance terdekat.

Pola transaksi bearish engulfing menggunakan pending order sebagai berikut : 

- Tempatkan order pending sell stop pada harga terendah bearish engulfing.
- Stop loss ditempatkan di harga tertinggi bearish engulfing.
- Take profit ditempatkan di support terdekat.



Performanya bisa dilihat dengan bantuan uji histori (strategy tester) dengan menggunakan kerangka waktu daily pada mata uang EUR/USD.


 


Melalui gambar di atas, kita bisa melihat pola ini mampu menghasilkan selisih profit dan loss yang bisa menutup kerugian. Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa: 

1. Strategi trading sederhana dengan engulfing pattern tidak membutuhkan tambahan indikator lainnya.
2. Engulfing pattern mampu mendeteksi pola reversal dengan baik, serta batasan risiko yang cukup jelas.
3. Profit yang dihasilkan relatif stabil.
4. Pola ini sering ter-identifikasi di seluruh timeframe.

 


 

Kirim Komentar Anda


Komentar

Sundari 24 November 2015
ternyata cukup simple juga ya..
good point...
paul 25 November 2015
hemmm , cara lama yang efektif, trims sudah diingatkan kembali