Penguatan Yen Ancam Stabilitas Ekonomi Jepang
26 Juli 2010 15:43
Pejabat pemerintahan Jepang kembali mensinyalkan adanya potensi bahaya penguatan yen bagi pertumbuhan ekonomi negara terbesar kedua dunia ini, sehingga menimbulkan persepsi bahwa pemerintah akan mengambil kebijakan pencegahan apresiasi mata uang.
“Anjloknya harga saham atau penguatan yen dapat melukai ekonomi karena Jepang bergantung kepada permintaan luar negeri,” kata Men Strategis Nasional Satoshi Arai di Tokyo. Pejabat kabinet pemerintahan Jepang, Keisuke Tsumura, mengutarakan apresiasi yen belakangan ini terlampau drastis dan tajam.
Sejumlah petinggi perusahaan mulai dari Sony Corp (salah satu produsen elektronik terbesar dunia) hingga Nippon Yusen (perusahaan jasa pengiriman terbesar di Jepang) juga menyatakan penguatan yen sebaiknya tidak berlanjut terus. Macquarie Research menulis pemerintah Jepang akan mengintervensi pasar valas dan bank sentral akan menyuntikkan dana tambahan ke dalam sistem keuangan.
BERITA TERKAIT :
- 03/09/2010 USD/JPY Terseret Lemahnya Data ISM AS
- 03/09/2010 Data NFP Melorotkan Mata Uang Yen Jepang
- 03/09/2010 Roubini: Jika Resesi, Dollar & Franc Swiss Lebih Atraktif daripada Emas
- 03/09/2010 Dealer: USD/JPY Berpeluang Makin Rendah
- 03/09/2010 EUR/USD Akan Pasif Hingga Rilis Data
- 02/09/2010 USD/JPY Kembali Mendekati 84.00
- 02/09/2010 Barclays: Invervensi Yen, BoJ Manfaatkan Likuiditas Ekstra
- 02/09/2010 Data Australia Tekan USD/JPY & EUR/JPY
- 02/09/2010 Dollar & Yen Masih Kokoh
- 01/09/2010 ADP Lemah, USD/JPY Merosot

















