Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

cfd  CFD

Abaikan Nasdaq, Twitter 'Berjodoh' dengan NYSE

Rabu, 16 Oktober 2013 10:23 WIB
Dibaca 350

Monexnews - Perusahaan jejaring sosial, Twitter, resmi mengumumkan keputusannya untuk terjun ke lantai bursa pada hari Selasa waktu New York (15/10). Berita ini sudah diantisipasi oleh pelaku pasar dan penggiat teknologi sejak beberapa pekan lalu, namun yang menarik adalah kepastian lokasi perdagangan yang dipilihnya. Twitter akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan operator NYSE, sesuai isi pada amandemen form S-1 yang diajukan kepada Securities and Exchange Commission.

Twitter membidik pemasukan dana segar dari investor senilai $1 miliar. "Kami berencana menjual saham reguler di New York Stock Exchange di bawah simbol TWTR," demikian pengumuman resmi perusahaan. Kabar masuknya Twitter ke pasar transaksi kelolaan NYSE tentu menjadi pukulan telak bagi Nasdaq, yang dikenal sebagai operator spesialis saham teknologi.

Sebagian besar perusahaan teknologi cenderung memilih Nasdaq sebagai lokasi perdagangan karena operator ini memang berdiri khusus untuk mengelola transaksi saham sektoral. Namun reputasi apik Nasdaq sontak berubah pasca kegagalan mereka dalam menggelar IPO Faceboook tahun 2012 lalu. Kesalahan teknis operator teknologi ini membuat banyak perusahaan pialang merugi sehingga Nasdaq harus membayar kompensasi yang tidak sedikit. Pihak SEC sendiri mengenakan denda $10 juta, atau jumlah penalti terbesar bagi sebuah bursa, kepada Nasdaq akibat kelalaian dalam IPO Facebook. Sementara NYSE memang mempunyai reputasi lebih baik dalam urusan IPO, sehingga lebih dipertimbangkan oleh direksi Twitter.

Goldman Sachs ditetapkan sebagai underwriter utama untuk IPO mendatang, sementara Morgan Stanley menjadi koordinator pendamping. Menurut dokumen yang didaftarkan kepada otoritas, beberapa perusahaan juga siap menanggung risiko saham sebagai stand by buyer yaitu Allen & Company, Bank of America, Merrill Lynch, Deutsche Bank Securities dan JPMorgan Chase.

(dim)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar