Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

cfd  CFD

AIG dan GE Capital dapat Perlakuan 'Khusus' dari Pemerintah

Rabu, 10 Juli 2013 12:38 WIB
Dibaca 522

Monexnews - American International Group (AIG) dan GE Capital akan diawasi secara lebih ketat oleh otoritas keuangan Amerika Serikat. Keduanya divonis memiliki potensi ancaman sistematis terhadap stabilitas keuangan nasional sehingga harus mendapat pelrakuan berbeda dibanding lembaga lain. 

Financial Stability Oversight Council membuat cara pengawasan khusus terhadap AIG dan GE Capital. Otoritas menganggap dua lembaga keuangan ini rentan menciptakan kerusakan pada sistem keuangan Amerika jika tidak diawasi secara intensif. Baik AIG maupun GE Capital kemungkinan akan dikenakan aturan tingkat likuiditas dan kecukupan modal yang lebih ketat dibandingkan perusahaan keuangan lainnya. Tidak hanya itu, pihak Financial Stability Oversight Council juga akan melakukan stress test secara berkala guna mengetahui daya tahan kedua lembaga dalam menghadapi skenario gejolak keuangan. Prosedur manajemen risiko yang lebih ketat juga diberlakukan berikut dengan wacana penutupan divisi tertentu apabila krisis keuangan benar-benar datang. Semua langkah harus ditempuh supaya kedua perseroan mampu bertahan di industri finansial. "Aturan ini akan melindungi sistem keuangan dan perekonomian dari segala risiko yang bisa memicu krisis baru," demikian ujar Menteri Keuangan Jack Lew.

AIG merupakan penerima dana talangan terbesar saat krisis melanda Amerika lima tahun lalu. Bailout yang digelontorkan pemerintah kepada perusahaan bisnis asuransi ini mencapai $180 miliar. AIG seharusnya bangkrut kalau tidak ditolong pemerintah karena pihak perseroan terbukti salah dalam pengelolaan dana nasabah. AIG menjual produk credit default swaps (CDS) yang portofolionya adalah pinjaman berbasis perumahan dengan kualitas rendah. Tidak heran jika tingkat kerugian AIG adalah yang terbesar saat pasar perumahan Amerika luluh lantak tahun 2008 silam. Sementara GE Capital, unit bisnis pendanaan milik General Electric, juga diuntungkan oleh program bailout pemerintah. GE diperbolehkan menggalang dana miliaran Dollar melalui penerbitan surat hutang yang dijamin oleh pemerintah.

AIG dan GE menegaskan kesiapannya untuk mematuhi instruksi pihak pengawas. "Kami tidak akan menentang putusan itu dan menyambutnya dengan tangan terbuka," urai AIG dalam pernyataan resminya. Adapun GE Capital juga menerima instruksi pemerintah meskipun tetap berupaya meyakinkan publik bahwa kondisi modal dan likuiditasnya cukup kuat. Harga saham AIG ditutup pada level $45.78 pada sesi perdagangan semalam atau naik 0.6%, sedangkan General Electric mengakhiri sesi di level $23.62 atau naik 1.3% dibanding penutupan sesi Senin.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar