Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

cfd  CFD

Airbag Bermasalah, Nissan Tarik 1 juta Mobil

Kamis, 27 Maret 2014 9:14 WIB
Dibaca 558

Monexnews - Isu recall tidak hanya menghampiri perusahaan otomotif Amerika Serikat tahun ini. Di Jepang, Nissan Motors juga dilaporkan harus menarik lebih dari 1 juta unit mobil buatannya yang beredar di Amerika Serikat dan Kanada karena suatu masalah pada airbag atau kantung udara keselamatan.

Pihak Nissan menyatakan belum menerima laporan korban jiwa akibat cacat produksi mobil buatannya. Namun perusahaan mengaku adanya masalah pada sensor di kursi depan, di mana fungsinya adalah untuk memberitahukan pengemudi bahwa ada penumpang atau anak kecil yang menduduki kursi tersebut. Dari situlah airbag kemudian akan bekerja apabila terjadi benturan di bagian depan mobil. Sensor ini berguna untuk menentukan apakah airbag akan keluar mengingat apabila kursi depan diduduki oleh bayi atau anak-anak, airbag justru dapat melukai mereka.

Problem yang dialami oleh mobil-mobil Nissan seri tertentu adalah sensor itu tidak bekerja sehingga airbag tidak berfungsi bahkan jika yang duduk di kursi depan adalah orang dewasa. Sebagian besar mobil yang ditarik merupakan produk laris semacam Infiniti keluaran dua tahun terakhir. Di dalamnya termasuk Altima 2013-2014, Leaf, Pathfinder, Sentra, van kargo NV200, Infiniti JX35 2013, Infiniti Q50 2014 dan QX60.

Recall Nissan semakin memperburuk citra produsen otomotif di mata konsumen karena terjadi di tengah kecaman publik terhadap kegagalan manajemen keselamatan General Motors. Seperti diketahui, GM melakukan recall pada bulan lalu untuk memperbaiki masalah dalam komponen switch, yang telah menyebabkan 31 kecelakaan parah dan kematian 13 pengendaranya dalam beberapa tahun terakhir. Kontroversi menyeruak karena dalam dokumen yang diterima oleh National Highway Traffic Safety Administration, para insinyur GM ditengarai sudah mengetahui kekurangan ini sejak 10 tahun silam. Oleh karena itulah, perusahaan terpaksa menarik lebih banyak kendaraan untuk disempurnakan kembali.

GM sudah beberapa kali mengumumkan permintaan maafnya atas cacat produksi di berbagai produk. Presiden GM wilayah Amerika Utara, Alan Batey dalam pernyataannya bulan lalu menyebut kalau apa yang terjadi bukan sebesar yang diperkirakan masyarakat. Sementara CEO Mary Barra berjanji untuk melakukan evaluasi menyeluruh guna mendapatkan laporan yang lengkap terkait kinerja produksinya. "Kami akan menguji dan memperbaiki proses produksi sehingga konsumen tidak mengalami hal serupa di masa depan," ujarnya.


[Harga saham Nissan Motors di Nikkei Jepang (7201:JP) saat ini terpantau pada posisi 887 Yen atau melemah 12 poin (1.33%) dibandingkan harga pembukaan pagi tadi.]

 

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar