Sabtu, 16 Desember 2017

cfd  CFD

Akad Penjualan Vaio Tinggal Menunggu Waktu

Rabu, 5 Februari 2014 15:19 WIB
Dibaca 686

Monexnews - Sony Corp benar-benar serius untuk menjual divisi komputernya yang sejak lama gagal memberikan laba. Sebuah perusahaan investasi asal Jepang dikabarkan bersedia membeli 'Vaio', meskipun sampai sekarang belum ada pihak yang mau memberi komentar.

Penjualan Vaio akan menjadi perjudian terbesar Sony, khususnya bagi CEO Kazuo Hirai. Mengingat sejak pertama kali menjabat sebagai bos di perusahaan elektronik itu, Hirai memang berjanji mengembalikan masa kejayaan Sony. Namun strateginya untuk melepas Vaio cukup mengejutkan karena sebelumnya perseroan juga sudah menutup produksi TV, yang sejak lama menjadi identitas perusahaan.

Menurut media Jepang, perusahaan yang ingin mengambilalih Vaio, Japan Industrial Partners, memang lembaga investasi yang men-spesialisasikan diri pada pengembangan unit usaha yang terabaikan. Pihak investor kemungkinan membentuk sebuah perusahaan baru untuk menggarap Vaio sehingga reputasinya bisa kembali 'kinclong' di wilayah Jepang. Setelah itu, optimalisasi penjualan baru bisa diperluas ke area lain di luar negeri.

Saham Sony melejit hampir 8% ke level tinggi sepekan pada posisi 1,650 Yen di hari Rabu pagi menyusul berita bahwa proses diskusi dengan Japan Industrial Partners sedang berjalan. Beberapa waktu sebelumnya, harian bisnis Jepang Nikkei sempat melaporkan bahwa Vaio akan dijual senilai 50 miliar yen ($493 juta) kepada perusahaan teknologi China, Lenovo. Namun spekulasi ini perlahan mereda dan Japan Industrial Partners lebih dijagokan sebagai pemilik baru Vaio.

Penjualan PC Sony memang melambat di tengah tingginya minat terhadap smartphone dan tablet sehingga perusahaan terus-menerus rugi. Pengiriman PC global diperkirakan hanya mencapai 278 juta unit di tahun 2014 atau turun sebanyak 7% dari catatan 2013 (data Gartner). Telepon Seluler diperkirakan akan mendominasi pengiriman perangkat elektronik secara keseluruhan, dengan kontribusi mencapai 1.9 miliar unit tahun ini atau 5% lebih banyak dibandingkan tahun lalu. 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar