Minggu, 17 Desember 2017

cfd  CFD

Akhirnya, Apple Terbenam ke Bawah $500

Rabu, 16 Januari 2013 10:42 WIB
Dibaca 546

Monexnews - Aksi jual saham Apple kembali berlanjut di hari Selasa (15/01) akibat kekhawatiran soal angka penjualan iPhone 5.

Harga saham Apple Inc (AAPL) merosot hingga 3,1% pada sesi perdagangan kemarin. Untuk kali pertama sejak Februari 2012, saham emiten termahal di dunia itu ditutup di bawah psikologis $500 atau tepatnya di $485.92.


Serupa dengan hari sebelumnya, sentimen utama bagi saham Apple masih seputar pemangkasan jumlah pesanan komponen untuk produk iPhone 5 dari supplier. Kabar ini mengindikasikan bahwa perusahaan tidak akan membuat iPhone sebanyak estimasi sebelumnya akibat penurunan angka permintaan konsumen.


Aksi jual semalam merebak setelah lembaga keuangan Nomura menurunkan perkiraan laba Apple sekaligus menyatakan bahwa marjin keuntungan dari iPhone segera turun. "Kami memangkas estimasi pendapatan Apple pagi ini karena menurut pengamatan kami, penjualan iPhone tidak sebaik harapan," ulas Nomura dalam laporan hariannya. Nomura kini memperkirakan laba per saham Apple sebesar $45.54 di tahun 2013 atau turun dibandingkan estimasi sebelumnya yaitu $51.68.


Saham Apple terus melemah sejak September, di mana kala itu peluncuran iPhone 5 berhasil melambungkan saham ke level tertinggi dalam sejarah, $702.10. Tanda-tanda penurunan kinerja keuangan mulai tampak di bulan Oktober, ketika laporan fiskal kuartalan memperlihatkan hasil beragam. Walau mampu menjual 27 juta unit iPhone (naik 58% dibandingkan laporan tahun sebelumnya), perseroan sudah mengakui kesulitan menjual iPhone 5. Pada laporan kuartalan 23 Januari nanti investor akan mengetahui apakah benar masa kejayaan Apple sudah lewat, mengingat perusahaan belum pernah mengalami penurunan laba kuartalan dalam sembilan tahun terakhir.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar