Minggu, 28 Mei 2017

cfd  CFD

Akibat Recall, Bos-bos GM Harus Rela Bonusnya Dipotong

Selasa, 28 Oktober 2014 10:47 WIB
Dibaca 464

Monexnews - Banyaknya isu recall kendaraan yang terjadi sepanjang tahun 2014 membuat bos-bos perusahaan otomotif tidak bisa tidur nyenyak. Selain harus menghadapi proses penyidikan dan ganti rugi, direksi beberapa perusahaan juga tidak bisa menikmati remunerasi sebagus tahun-tahun sebelumnya.

General Motors (GM) dilaporkan tidak menghasilkan laba sama sekali selama 6 bulan pertama di tahun 2014. Pasalnya, uang yang dihasilkan habis untuk membayar kompensasi hukum akibat isu recall yang nilainya mencapai $2,5 miliar. GM bahkan masih harus membayar santunan bagi keluarga korban yang meninggal dalam kecelakaan akibat kesalahan teknis dalam produknya.

Oleh karena itulah, bos-bos perusahaan diyakini akan menerima bonus yang lebih kecil di akhir tahun atau bahkan tidak mendapatkannya sama sekali. Kepada sebuah media Detroit, CEO Mary Barra menegaskan bahwa perusahaan baru akan menghitung insentif karyawan di akhir tahun buku. Namun ia juga mengakui bahwa masalah recall telah menggerus kas dalam jumlah besar. "Kalau anda lihat perhitungannya, tentu saja itu berpengaruh (terhadap remunerasi). Namun kami akan mengevaluasi di akhir tahun," kilahnya.

Tahun lalu, GM rata-rata membagikan uang bagi hasil sebesar $7500 kepada setiap karyawan di pabrik-pabriknya atau setara kenaikan bonus sebesar 11% dibandingkan tahun 2012. Program bagi hasil merupakan keinginan serikat pekerja GM dan pihak direksi.

Berapapun jumlah pengurangan bonus yang diterima oleh direksi GM, nasib mereka masih lebih baik dibandingkan dengan bos-bos Honda. Seperti dilaporkan sebelumnya, gaji CEO Takanobu Ito dikurangi 20% mulai bulan November besok sampai dengan Januari 2015 karena perusahaan mengalami masalah recall. Sementara 11 direktur lainnya juga akan menerima upah 10% lebih kecil sebagai wujud pertanggungjawaban mereka atas kasus yang menimpa perusahaan. Menurut dokumen yang didaftarkan kepada otoritas keuangan Jepang, CEO Ito biasanya menerima gaji $944.000 dan bonus $444.000 dalam tahun buku terakhir Honda.

Honda harus menarik 5,1 juta unit kendaraan dari tangan konsumen Amerika Serikat karena airbag di beberapa mobil meledak tiba-tiba hingga melontarkan partikel metal saat terjadi benturan. Menurut laporan terakhir Center for Auto Safety, 3 pengemudi mobil Honda dan satu pengguna Acura, tewas akibat kesalahan teknis ini. Belasan orang juga dilaporkan mengalami cedera serius dan dua pengemudi menderita kebutaan akibat terkena serpihan besi.

Kebijakan pemotongan gaji Honda mendapat pujian dari organisasi Center for Auto Safety, Clarence Ditlow. "Orang mendapat kenaikan gaji karena kinerja bagus. Mereka juga harus menerima pemotongan gaji kalau performanya jelek," imbuh Ditlow kepada CNN. Ia juga menegaskan bahwa membuat produk yang bisa menewaskan konsumen adalah kesalahan terbesar perusahaan, khususnya mereka yang bergerak di industri otomotif.


[Harga saham General Motors (NYSE:GM) ditutup pada posisi $30.08 atau menguat 0,13% pada sesi perdagangan Senin (27/10).] 

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar