Jumat, 15 Desember 2017

cfd  CFD

Alcatel-Lucent Diminta Kaji Ulang Rencana Pemecatan Massal

Rabu, 9 Oktober 2013 6:33 WIB
Dibaca 449

Monexnews - Presiden Perancis Francois Hollande memanggil pihak Alcatel-Lucent pada hari Selasa untuk menyelamatkan sebanyak mungkin pekerjaan di Perancis setelah produsen telekomunikasi tersebut mengatakan berencana untuk memangkas 10,000 pekerjaan di dunia, sekitar 14% dari semua tenaga kerjanya. Pengumuman oleh group Franco-American, yang berencana untuk memangkas sekitar 900 pekerjaan di Perancis, menuai kritik dari pemeirntahan Hollande yang sedang berhadapan dengan tingkat pengangguran yang berada di rekor tinggi.

"Dalam kerangka kerja untuk mengambil keputusan tersebut, yaitu rencana restrukturisasi, harus dicermati mengenai bagaimana agar pemangkasan pekerjaan dapat dibatasi seminim mungkin," ucap Hollande pada Saint-Etienne, sembari mempromosikan usaha pemerintah untuk mengurangi pengangguran. Petinggi pemerintah lainnya juga mengakui dibutuhkannya kebijakan untuk menyelematkan group yang 3% sahamnya dimiliki Perancis.

Alcatel-Lucent mengatakan pemangkasan pekerjaan tersebut adalah kesempatan terakhirnya untuk kembali bangkit dan mengurangi kerugian. Perusahaan hasil merger transatlantic tahun 2006 untuk menciptakan raksasa global, Alcatel-Lucent, mengatakan pada pertemuan dewan pekerjaan Eropa bahwa berniat untuk memangkas hampir sebanyak satu dari 7 pegawainya. "Semua orang mengetahui bahwa rencana ini adalah kesempatan terakhir. Perusahaan berada dalam situasi yang sangat serius," ucap CEO Michel Combes, CEO ketiga sejak merger, pada surat kabar Le Monde. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar