Sabtu, 27 Mei 2017

cfd  CFD

Alibaba Cetak Rekor Penjualan Rp110 triliun di Hari Lajang

Rabu, 12 November 2014 11:38 WIB
Dibaca 1007

Monexnews - Perusahaan jual beli online Alibaba Group sukses meraup penjualan senilai lebih dari $9 miliar atau sekitar Rp110 triliun dari penjualan di wilayah China. Hebatnya, jumlah sebesar itu berhasil dicetak hanya dalam satu hari di perayaan Single's Day.

Layar penjualan real-time di kantor Alibaba menunjukkan nilai transaksi sebesar 57,1 miliar Yuan ($9,3 miliar) tepat tengah malam di penghujung hari 11 November 2014. Single's Day atau hari para lajang sendiri merupakan perayaan tahunan di Tiongkok, di mana setiap orang saling bertemu dan terkadang juga memberikan hadiah ke orang yang dianggap istimewa. Pada momen ini, volume penjualan online memang kerap meroket layaknya saat perayaan Black Friday di Amerika Serikat. Biasanya pihak produsen juga tidak pelit dalam memberikan diskon kepada konsumen pemburu hadiah.

Alibaba memang mengemas perayaan Single's Day seperti Valentine's Day di bulan Februari. Dengan begitu, konsumen diharapkan lebih royal dalam menghabiskan uangnya karena momen ini merupakan hari Valentine versi Asia. "Sekarang anda semua sedang menyaksikan betapa tingginya daya belanja warga China," ujar Joe Tsai, Executive Chairman Alibaba kepada awak media.

Pada event yang sama tahun lalu, perusahaan 'hanya' mampu meraup penjualan 35 miliar Yuan dalam satu hari. Kenaikan angka penjualan yang terjadi tahun ini merupakan efek dari promosi besar-besaran, termasuk dengan memberikan fasilitas biaya murah kepada produsen yang menaruh barangnya. Sebanyak 27000 perusahaan berkesempatan untuk dikenal oleh konsumen dengan memasang produknya di Alibaba. Beberapa di antaranya konon rela jika marjin keuntungannya terpangkas karena persentase diskon yang diberikan cukup tinggi. "Saya rasa tidak semua perusahaan online bisa mengemas hari lajang sebaik Alibaba," ujar salah satu perwakilan vendor penjual.

Festival belanja 11.11 pertama kali hanya diikuti oleh 27 merk di tahun 2009. Sementara untuk November ini, partisipasinya diperluas secara global hingga ke 200 negara. Hari lajang di China sekarang sudah ber-transformasi menjadi festival belanja tahunan, khususnya bagi kawula muda.

[Harga saham Alibaba Group (NYSE:BABA) ditutup pada posisi $114.54 atau melemah 3,87% pada sesi reguler hari Selasa (11/11) di New York. Namun harganya naik di sesi after-hours ke posisi $114.98.]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar