Selasa, 28 Maret 2017

cfd  CFD

Alibaba Naikkan Harga Jual Saham Perdana

Selasa, 16 September 2014 10:28 WIB
Dibaca 586

Monexnews - Perusahaan jual beli online Alibaba menaikkan kisaran harga pembukaan untuk initial public offering-nya menjadi $66-68 per saham. Dalam dokumen pendaftaran IPO sebelumnya, harga jual perdana ditaruh antara $60-66 per saham. 

Alibaba menambah jumlah unit saham yang akan dilepas ke publik atas nasihat koordinator IPO-nya. Animo investor terhadap saham perusahaan asal China ini diperkirakan sangat tinggi sehingga volume saham ditakutkan tidak mencukupi. IPO Alibaba akan melibatkan 320 juta saham dengan nilai total sekitar $21.77 miliar.

Alibaba diprediksi mampu memecahkan rekor nilai initial public offering (IPO) di bursa saham Amerika Serikat. Indikasi itu sudah terlihat dari respon positif investor untuk memiliki saham perseroan asal China tersebut sepanjang road show yang hanya berlangsung dua hari pada pekan lalu.

Alibaba dilaporkan sudah kebanjiran pesanan saham dari hanya dalam dua hari presentasi. Volumenya bahkan diklaim sudah cukup untuk memecahkan rekor IPO saham teknologi yang dipegang oleh Facebook. Belum ada kabar jelas tentang dari mana pesanan-pesanan saham berasal, namun penawarannya dipastikan tidak meleset dari kisaran indikatif $66-68 per saham.

Apabila laporan yang dirilis oleh media akurat, maka raihan dana Alibaba dalam IPO mendatang akan tembus $21.77 miliar atau melampaui rekor perolehan modal emiten teknologi yang disandang Facebook pada tahun 2012 lalu yakni $16 miliar.

Raksasa internet asal Tiongkok ini bahkan berpeluang mencetak rekor IPO lebih tinggi apabila pihak koordinatornya mengambil opsi untuk menjual sahamnya ke publik. Jika ini yang terjadi maka total dana yang diraup oleh perusahaan akan mencapai $24.3 miliar atau melampaui rekor IPO Agricultural Bank of China yang sebesar $22.1 miliar di tahun 2010 lalu.

Seperti diberitakan pekan lalu, Alibaba sempat mengadakan pertemuan dengan calon investor di hotel Wadorf-Astoria, New York sebagai bagian dari road show jelang IPO bulan ini. Di hadapan pemodal, CEO dan pendiri, Jack Ma, menjelaskan visi dan misi perusahaannya setelah resmi go public dalam beberapa hari ke depan. Ma menceritakan tentang perjalanan panjang Alibaba untuk menguasai pasar e-commerce China dan memaparkan strategi bisnisnya, berikut dengan struktur perusahaan secara terperinci.

"Kami fokus mengelola pertumbuhan pasar konsumsi China ketimbang memperluas bisnis ke luar negeri," ujarnya. Bersama dengan anak usaha yang bergerak di bisnis pembayaran online, Alipay, perusahaan optimis mampu meningkatkan jumlah labanya. Alibaba berjanji untuk mempermudah aktivitas transaksi bagi konsumen sehingga minat belanja via internet semakin tinggi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar