Selasa, 28 Maret 2017

breaking-news Indeks Kepercayaan Konsumen AS melonjak ke 125.6 di bulan Maret, melampaui estimasi 114.0

cfd  CFD

Angka-angka di Balik 'Perkawinan' Microsoft dan Nokia

Selasa, 3 Desember 2013 10:56 WIB
Dibaca 457

Monexnews - Walaupun sudah terkonfirmasi sejak beberapa waktu lalu, Microsoft baru mendapat restu formal dari pemerintah dalam proses akuisisi Nokia. U.S. Department of Justice akhir pekan lalu resmi menyetujui pengambilalihan bisnis perusahaan asal Finlandia itu dengan nilai transaksi mencapai $7.2 miliar.

Microsoft berhak menguasai lini bisnis produk, layanan dan lisensi Nokia. Dengan mengambilalih nyaris seluruh mesin operasional raksasa ponsel ini, CEO Steve Ballmer optimis pertumbuhan laba perusahaannya semakin bagus di masa depan, terlepas dari masih lesunya penjualan handset berbasis Windows. "Kami sangat senang atas izin Departemen Hukum dan tidak sabat menyambut Nokia dalam keluarga besar kami," demikian pernyataan resmi Microsoft. Setelah izin pemerintah dari pemerintah Amerika dikantongi, kini perusahaan tinggal menunggu keluarnya restu serupa dari otoritas Uni Eropa.

Pasca pembelian Nokia, Bill Gates dan kolega menetapkan visi dalam proyek pengembangan bisnis ponselnya. Adapun dua poin yang paling penting yaitu:

1. Nokia harus menciptakan produk-produk yang mencerminkan kualitas tinggi Microsoft guna memenangi persaingan di industrinya.

2. Microsoft tidak memperkenankan Google dan Apple untuk masuk ke dalam ekosistemnya dengan cara mendominasi secara penuh segala inovasi pada piranti keras dan lunak.

Dalam rencana akuisisinya terhadap Nokia, Microsoft mempertimbangkan begitu banyak hal mulai dari prospek penjualan hingga faktor sumber daya manusia. Portal teknologi All Things D merangkum angka-angka yang melingkupi perkawinan antara dua perusahaan terbesar di wilayahnya masing-masing ini.

  • Microsoft menggelontorkan sekitar $7.2 miliar atau nyaris Rp8 triliun untuk mengambilalih lini bisnis ponsel Nokia.

 

  • Dari jumlah sebesar itu, $5 miliar dialokasikan untuk pembelian hak atas bisnis produk Nokia dan $2.18 miliar untuk menguasai dan mendaftarkan hak kekayaan intelektual Nokia.

 

  • Di dalam portofolio hak paten Nokia tedapat sekitar 8,500 paten desain.

 

  • Jika dibedah lebih dalam, Microsoft juga berhak atas 30,000 utility patents dan paten atas aplikasi-aplikasi Nokia.

 

  • Sekitar 32,000 karyawan Nokia akan ditransfer menjadi pegawai Microsoft sesuai bagian kesepakatan.

 

  • Sekitar 18,300 orang di antaranya terlibat langsung dalam proses produksi dan pekerja manufaktur.

 

  • Sebanyak 56,000 karyawan Nokia akan tetap bersama perusahaannya pasca proses akuisisi dituntaskan.

 

  • Dengan total pengiriman terakhir mencapai 8.7 juta unit, ponsel berbasis Windows meraup 3.7% pangsa pasar smartphone global di kuartal II 2013 (data IDC).

 

  • Windows Phone memiliki basis pengguna lebih dari 10% di sembilan negara, setidaknya itulah yang diklaim oleh Microsoft.

 

  • Penjualan Windows Phone mengalahkan BlackBerry di 34 negara, masih menurut pihak Microsoft.

 

  • Nokia berkontribusi sebanyak 81.6% dalam total pengiriman ponsel Windowsdi kuartal II 2013.

 

  • Gross margin Microsoft atas penjualan Windows Phone bermerk Nokia hanya kurang dari $10 per unit (sebelum akuisisi).

 

  • Microsoft menargetkan kenaikan gross margin dari penjualan ponsel Windows Phone Nokia pasca akusisi menjadi lebih dari $40.

 

  • Pangsa pasar smartphone Nokia pada tahun 2007 adalah sekitar 49.4%, sebelum akhirnya anjlok menjadi hanya 4.3% di musim gugur 2012.
 

*Harga saham Microsoft terpantau pada posisi $38.45 atau menguat 0.84% pada sesi perdagangan hari Senin kemarin (02/12).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar