Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

cfd  CFD

Apple Memenangkan 76% Penjualan Smartphone di Jepang

Jumat, 29 November 2013 10:08 WIB
Dibaca 401

Monexnews - 

Apple Inc. menjual tiga dari setiap empat smartphone di Jepang pada bulan lalu setelah operator terbesar di Jepang, NTT Docomo Inc., mulai menjual iPhone, berdasarkan hasil penelitian di pasar.

Apple, yang merilis model iPhone terbaru 5S dan 5C di bulan September, memenangkan 76% penjualan smartphone pada bulan lalu, kata peneliti pasar Kantar Worldpanel Comtech kemarin.

Pangsa pasar penjualan smartphone Apple di NTT Docomo sebesar 61% setelah mereka mulai menawarkan iPhone untuk pertama kalinya, kata Kantar dalam postingan di akun Twitternya, di tegaskan juga kemarin oleh Dominic Sunnebo, seorang analis di perusahaan di London.

Tiga operator nirkabel di Jepang semuanya menjual iPhone setelah NTT Docomo, operator terbesar di Jepang, mengakhiri ketidakpastian terhadap perangkat Apple seiring mereka berusaha dapatkan kembali pangsa pasarnya dari pesaing yang lebih kecil yang sudah memiliki persediaan perangkat. NTT Docomo memiliki 45.7% dari total jumlah pelanggan ponsel di Jepang di bulan Oktober di bandingkan dengan 29% untuk KDDI Corp. dan 25.3% untuk SoftBank Corp., berdasarkan data yang di kompilasi oleh Bloomberg.

Sebelumnya, NTT Docomo pernah menolak tawaran untuk iPhone untuk fokus pada perangkat dari Sony Corp, dan Samsung Electronics Co. dan melindungi toko online mereka, yang di sebut dmarket, dari persaingan dengan iTunes Apple.

“Memang benar iPhone telah terjual dengan baik,” kata Jun Ootori, juru bicara untuk NTT Docomo di Tokyo kemarin. Dia menolak untuk berikan komentar lebih lanjut karena perusahaaan tidak mengetahui dengan rinci isi dari penelitian oleh Kantar.

Apple mempekenalkan dua iPhone terbaru, termasuk versi yang lebih murah dengan warna yang lebih cerah dan memperbaharui perangkat high-end yang mulai di julan NTT Docomo di Jepang mulai 20 September.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar