Senin, 11 Desember 2017

cfd  CFD

AT&T Batal Bawa Layanan 4G ke Dalam Pesawat Terbang

Rabu, 12 November 2014 16:09 WIB
Dibaca 670

tyle="text-align:justify;">Monexnews - Ambisi operator AT&T untuk membawa layanan 4G ke dalam pesawat terbang pupus sudah. Raksasa telekomunikasi asal Amerika Serikat itu enggan bersaing dengan perusahaan lain yang di bisnis wi-fi udara, Gogo, yang sudah lebih dulu mengantongi tender dengan maskapai besar semacam Delta dan Virgin.

Dalam pernyataannya, AT&T mengatakan lebih ingin menaruh investasi di proyek lain, khususnya pada bisnis dengan skala internasional dan produk berbasis video. Untuk membantu pencapaian visi itu, perusahaan telah membeli operator nirkabel asal Meksiko, Iusacell, dengan mahar sebesar $1.7 miliar.

Sebelumnya pada bulan April, AT&T dan Honeywell mengumumkan rencana untuk membawa layanan data kecepatan tinggi 4G ke dalam pesawat terbang melalui wi-fi. Keduanya yakin kalau bandwidth-nya akan cukup untuk memutar streaming video di dalam pesawat.

AT&T juga dilaporkan sedang dalam negosiasi pembelian DirecTV, operator TV satelit yang melayani siaran untuk pesawat terbang. Kemungkinan besar pihak direksi membatalkan niat untuk membawa layanan 4G karena lebih memilih untuk investasi di siaran TV satelit. "Setelah melalui peninjauan, kami tidak lagi berniat menjalankan rencana awal," ujar Fletcher Cook, juru bicara AT&T. Cook menambahkan bahwa pihaknya fokus menanamkan modal pada investasi transformatif semacam video dan siaran internasional.

[Harga saham AT&T (NYSE:T) ditutup pada posisi $35.10 atau melemah 0,06% pada sesi perdagangan hari Selasa (11/11).]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar