Kamis, 30 Maret 2017

cfd  CFD

Baidu Akan Investasikan 3.2 Milyar Dollar Pada Layanan O2O

Rabu, 1 Juli 2015 3:12 WIB
Dibaca 1877

Monexnews - Raksasa mesin pencari asal China, Baidu Inc, pada hari Selasa mengatakan bahwa pihaknya akan menginvestasikan sebesar 20 milyar yuan (3.22 milyar dollar) dalam 3 tahun ke depan pada layanan online-to-offline, termasuk layanan grup pembelian Nuomi. Menurut Robin Li, CEO Baidu, saat ini Baidu memiliki lebih dari 50 milyar yuan sebagai dana cadangan, dan kami akan mengambil 20 milyar dari dana tersebut untuk membenahi Nuomi. Baidu, yang merupakan perusahaan internet terbesar ketiga di China, telah bekerjasama dengan rivalnya yang lebih besar yaitu raksasa e-commerce Alibaba Group Holding Ltd dan jejaring sosial Tencent Holdings Ltd - dalam boomingnya layanan online-to-offline (O2O), yang mana telah mengikuti laju pertumbuhan pengguna smartphone. Layanan tersebut membuat pengguna dapat terhubung dengan aktivitas sehari-hari di sekitarnya seperti memanggil taksi, mencari tawaran menarik pada restoran lokal dan memesan tiket bioskop melalui smartphone mereka.

Namun Baidu dianggap analis dan pengamat industri tertinggal dari kompetitornya. Dalam layanan tumpangan Baidu telah berinvestasi pada Uber Technologies Inc, yang mana di China terjegal oleh pemain besar lainnya, aplikasi untuk memanggil taksi Didi Kuaidi, yang dibekingi oleh Alibaba dan Tencent. Baidu juga mengatakan akan meluncurkan strategi "Membership Plus" untuk layanan grup pembelian, seperti Groupon Inc, membuat para pedagang menggunakan Nuomi sebagai platform pemasaran mereka sendiri untuk "meningkatkan jumlah kunjungan dan konsumsi pengguna."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar