Minggu, 26 Maret 2017

cfd  CFD

Bayar Denda Kasus Pajak AS, Credit Suisse Rugi Besar

Selasa, 22 Juli 2014 16:23 WIB
Dibaca 691

Monexnews - Credit Suisse Group AG melaporkan kerugian kuartal terbesar miliknya sejak puncak krisis keuangan di tahun 2008 lalu, akibat denda sejumlah 1.6 milyar franc Swiss (1.04 milyar pound) oleh pemerintah AS terkait usahanya membantu nasabahnya menghindari pajak. Bank asal Swiss tersebut juga mengatakan akan menghentikan perdagangan komoditas, memutar balik pernyataan 2 bulan lalu, seiring terus merombak bank investasinya untuk mendapatkan kembali laba sebanyak dua digit dari aktivitasnya yang tersisa saat ini.

Performa unit fixed income milik Credit Suisse berhasil melebihi unit wealthy client dan saingannya di AS dengan kenaikan sebesar 4% pada penjualan dan perdagangan. Hal tersebut dibandingkan dengan penurunan setidaknya sebesar 10% pada bank-bank di Amerika termasuk Goldman Sachs dan JPMorgan pekan lalu. Credit Suisse mengatakan pemangkasan bank investasi akan membuat sumber daya dan dana kembali disalurkan menuju bank swasta miliknya, yang mana mengecewakan investor dengan penurunan sebesar 39% pada pendapatan dan mencetak kerugian akibat denda.

"Saya ingin menegaskan bahwa kami sangat menyesalkan kelalaian di masa lalu yang memicu denda tersebut dan kami akan mengambil tanggung jawab penuh untuk hal itu," ucap Brady Dougan, CEO Credit Suisse pada hari Selasa. "Kepercayaan dan dukungan terus menerus dari nasabah kami membantu kami untuk meminimalkan dampak dari denda tersebut pada bisnis kami.” 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar