Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

cfd  CFD

Bersama Partner Baru, GE Masih Jual Peralatan Rumah Tangga

Rabu, 12 November 2014 12:55 WIB
Dibaca 773

Monexnews - Walaupun telah menjual unit usaha yang bergerak di bisnis alat-alat rumah tangga, General Electric tidak serta merta mengabaikan konsumennya. Perusahaan asal Amerika ini, bersama dengan perusahaan kecil Quirky, meluncurkan 7 produk rumah tangga berteknologi tinggi.

Ketujuh produk tersebut memberikan berbagai kemudahan kepada konsumen melalui penggunaan remote control, mulai dari pengaturan suhu ruangan, pintu dan jendela otomatis, hingga saluran air dan sumber energi. Konsep utama dari kolaborasi GE dan Quirky adalah pembuatan produk rumah tangga yang cerdas dengan berbasis pada penggunaan teknologi sensor. Dengan demikian, maka pemilik rumah bisa leluasa mengatur segala aspek dalam huniannya dengan hanya satu klik.

Tadinya banyak pihak meyakini GE tidak akan lagi terjun ke bisnis pembuatan alat-alat untuk keperluan rumah tangga selepas penjualan unit usaha appliance-nya kepada electrolux. Terlebih lagi, CEO Jeff Immelt terlihat lebih menyukai bisnis di sektor industri semacam mesin jet pesawat, turbin pembangkit tenaga dan alat-alat untuk pertambangan minyak dan gas.

"Kami memang lebih industrialis sekarang, tetapi merk GE juga handal di bidang lain," ujar Kepala Marketing Beth Comstock dalam sebuah konferensi pers di New York. Menurutnya, merk alat rumah tangga GE akan tetap hidup dengan adanya dukungan dari Quirky, sebagai inovator teknologi.

GE tahun lalu menginvestasikan $30 juta di Quirky. Tugas perusahaan kecil ini adalah membuat barang-barang canggih, namun nantinya GE sendiri yang akan memegang royaltinya secara penuh. Pemasukan dari kerjasama keduanya kemungkinan tidak akan terlalu besar terhadap total penghasilan GE yang mencapai $146 miliar di tahun 2013, akan tetapi Comstock menegaskan adanya keuntungan lain dari hubungan kedua perusahaan. "Produksi barang secara berkelanjutan adalah penting. Meskipun bukan kami sendiri yang merancangnya," tambah bos marketing GE itu.

[Harga saham General Electric (NYSE:GE) ditutup pada posisi $26.38 atau melemah 0,34% pada sesi perdagangan hari Selasa (11/11).]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar