Senin, 18 Desember 2017

cfd  CFD

Blackberry Putus Kontrak Kerja dengan Artis Amerika

Jumat, 3 Januari 2014 11:29 WIB
Dibaca 563

Monexnews - Hanya satu tahun sejak pertama kali menduduki posisi direktur kreatif, artis R&B asal Amerika Serikat, Alicia Keys, memutuskan untuk berpisah dengan Blackberry Limited. Dalam pernyataan resminya beberapa jam lalu, pihak perusahaan mengumumkan sang diva tidak punya kontrak kerja lagi mulai akhir bulan ini.

Blackberry menolak untuk berkomentar soal alasan di balik keluarnya Keys dari jajaran direksi per 31 Januari mendatang. Sejak ditunjuk menjadi creative director, Keys sudah melakukan berbagai agenda kampanye termasuk program bertajuk 'Keep Moving'. Dalam program itu, Blackberry meminta para penggemar mengirimkan fotonya masing-masing untuk kemudian dimasukkan ke dalam salah satu klip video Alicia Keys. Selain itu, penyanyi multitalenta itu juga terlibat dalam program beasiswa perusahaan yang difokuskan pada pemberdayaan perempuan di bidang sains, teknologi dan permesinan. Sayangnya upaya tersebut terbilang sia-sia karena bisnis perusahaan tidak kunjung membaik sepanjang tahun lalu. 

Trend penggunaan public figure sebagai creative director memang sudah menjadi hal yang lumrah bagi perusahaan-perusahaan Amerika, setidaknya dalam dua tahun terakhir. Selain Alicia Keys, artis Lady Gaga sebelumnya didaulat menjabat posisi yang sama di divisi kreatif pada perusahaan optik Polaroid. Sedangkan Intel menunjuk personil Black Eyed Peas, Will.i.Am, sebagai director of creative innovation.

Posisi direktur kreatif kini tidak hanya eksklusif menjadi domain orang-orang dengan latar belakang akademis universitas ternama. Kalangan artis juga bisa menduduki posisi tersebut atas berbagai alasan. Selain karena pertimbangan kapasitas pribadi, jabatan creative director dipandang penting sebagai modal memperkuat basis konsumen dengan berbakal pada ketenaran seorang figur. 

Untuk keluarga Keys sendiri, penunjukan ini bukanlah sesuatu yang baru. Suami Alicia yang juga berprofesi sebagai produser rekaman Swizz Beatz sudah menjabat sebagai creative director untuk perusahaan otomotif Lotus pada tahun 2011 lalu. Namun kegagalan Blackberry dalam menjaring konsumen berbekal citra pesohor sepertinya bisa dijadikan parameter betapa sisi promosi tidak lebih dari penunjang daya jual produk berkualitas. Pada akhirnya, produk dengan kualitas dan inovasi paling maju lah yang akan menguasai pasar, terutama di sektor teknologi.


[Saham Blackberry Limited (BBRY) ditutup pada level $7.65 atau naik 2.82% pada sesi perdagangan hari Kamis (02/01)]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar