Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

cfd  CFD

BMW Optimis Terhadap Outlook Tahun 2014

Selasa, 6 Mei 2014 18:21 WIB
Dibaca 630

Monexnews - Produsen mobil mewah asal Jerman  BMW AG mengatakan sedang berada dalam jalur untuk mencapai rekor tinggi penjualan kendaraan dan laba sebelum pajak di tahun 2014 setelah tingginya tingkat penjualan di China membantu BMW mencetak kenaikan sebesar 2.6% pada laba operasional. BMW saat ini sedang berinvestasi untuk meluaskan kapasitas produksi dan menambal model kendaraan untuk mendapatkan kembali tahta produsen mobil mewah dengan penjualan terbanyak melebihi Audi dan Mercedes. Pengeluaran tersebut mengikis earnings sebelum pajak, yang berada pada 2.09 milyar euro, sedikit di atas perkiraan analis sebesar 2.05 milyar euro (2.83 milyar dollar). Saham BMW terlihat naik 0.9%, dibandingkan perkiraan kenaikan 0.4% pada pembukaan indeks blue-chip DAX Jerman.

Margin otomotif BMW, ukuran profitabilitas dengan rivalnya, berada pada 9.5% pada kuartal pertama, lebih tinggi dari 7% yang dicapai oleh Mercedes-Benz namun berada di bawah 10.1% milik Audi. Penjualan kendaraan gabungan oleh BMW, Mini, dan Rolls-Royce naik sebanyak 8.7% pada kuartal pertama, rekor tinggi baru, terbantu oleh kenaikan sebesar 25% pada tingkat penjualan di China. di Eropa, penjualan naik sebanyak 3.4%, meski setelah penjualan di Jerman turun 1.4% dan penjualan AS naik sebanyak 2.7%, dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2013.

Tingkat penjualan mobil mewah BMW naik sebanyak 1.2% dipicu oleh tingkat permintaan seri X1, X3, X5, dan seri-3. Hal tersebut membantu menutupi penurunan sebesar 12.5% pada penjualan Mini seiring perusahaan bersiap untuk meluncurkan versi baru kendaraan khas-nya. BMW kembali menegaskan targetnya untuk mencapai kenaikan signifikan pada volume penjualan di tahun 2014 hingga 2 juta mobil atau lebih – setelah mencapai rekor penjualan 1.96 juta mobil Mini, Rolls Royce dan BMW di tahun 2013 – namun memperingatkan bahwa ketidakpastian ekonomi dan politik mungkin akan berdampak pada tingkat penjualan di Eropa. BMW Group juga kembali menegaskan proyeksinya atas kenaikan signifikan pada laba sebelum pajak dibandingkan tahun lalu pada 7.91 milyar euro. Namun BMW menambahkan bahwa laju kenaikan earnings akan dipengaruhi oleh tingginya pengeluaran untuk teknologi baru, kompetisi yang ketat, dan meningkatnya biaya personil.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar