Minggu, 22 Oktober 2017

cfd  CFD

BNP Paribas Kembali Mengaku Bersalah

Kamis, 10 Juli 2014 7:51 WIB
Dibaca 543

Monexnews - BNP Paribas kembali mengaku bersalah telah melanggar sanksi AS sebagai bagian dari penyelesaian $9 miliar setelah bank terkemuka di Perancis tersebut mengakui telah melanggar embargo terhadap Sudan, Kuba, dan Iran. Jaksa menuduh BNP memproses transaksi miliaran dollar melalui sistem keuangan AS untuk kepentingan Sudan dan pihak lain yang melanggar HAM, mendukung aksi teroris, dan ancaman keamanan nasional lainnya. BNP Paribas mengakui telah berkonspirasi dari 2004 hingga 2012 melanggar International Emergency Economic Powers Act dan the Trading with the Enemy Act.

Pada 1 Juli silam, BNP Paribas juga telah mengaku bersalah memalsukan transaksi bisnis dan tuduhan konspirasi yang dilayangkan oleh jaksa AS. Paman Sam cukup gencar menyelidiki perbankan besar dunia atas kasus krisis keuangan dan juga pelanggaran sanksi ekonomi atas negara tertentu. Nara sumber Reuters mengatakan Credit Agricole, Societe Generale, Commerzbank, dan Deutsche Bank tengah dalam penyelidikan dan mungkin dapat menjadi target tuntutan jaksa AS berikutnya. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar