Jumat, 20 Oktober 2017

cfd  CFD

Boeing Perkirakan Penerbangan Asia-Pasifik Akan Melejit

Senin, 10 Februari 2014 10:56 WIB
Dibaca 568

Monexnews - Boeing mempertahankan proyeksi 20 tahunan untuk tingkat permintaan pesawat terbang pada 4.8 trilyun dollar, dan memprediksikan hampir setengah dari tingkat pertumbuhan rute penerbangan dunia akan dipicu oleh penerbangan menuju, dari, dan di Asia-Pasifik dalam 2 dekade kedepan. Boeing memperkirakan penerbangan di kawasan Asia-Pasifik akan membutuhkan tambahan 12,820 pesawat jet yang bernilai sekitar 1.9 trilyun dollar AS dalam 20 tahun kedepan. Boeing mengatakan penerbangan akan naik menjadi 14,750 di tahun 2032, dari 5,090 di tahun 2012.

"Perekonomian dan penumpang di Asia Pasifik terus menunjukkan tingkat pertumbuhan yang tinggi," ucap Tinseth, wakil presiden pemasaran Boeing Commercial Airplanes pada hari Senin menjelang Singapore Airshow. "Dalam 20 tahun kedepan, hampir setengah tingkat pertumbuhan ruter penerbangan dunia akan dipicu oleh perjalanan menuju, dari, atau di sekitar kawasan. Jumlah pesawat di Asia Pasifik akan mencapai hampir tiga kali lipat, dari 5,090 pesawat di tahun 2012 menjadi 14,750 pesawat di tahun 2032, untuk mencukupi kenaikan permintaan."

Airbus dan Boeing sama-sama telah menaikkan tingkat produksi untuk pesawat model yang paling populer, namun petinggi kedua perusahaan tersebut terus memantau dengan seksama kisruh keuangan pada pasar utama penerbangan seperti Indonesia dan Thailand. Asia Pasifik adalah kawasan asal sejumlah penerbangan budget dan jarak jauh terbesar dunia, AirAsia dan Lion Air yang telah memesan pesawat bernilai milyaran dollar menjadi salah satu konsumen terbesar Boeing dan Airbus.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar