Sabtu, 22 Juli 2017

cfd  CFD

Bos Alibaba Keluhkan Konsekuensi dari Kesuksesannya

Rabu, 10 Juni 2015 11:00 WIB
Dibaca 2523

Monexnews - Pendiri Alibaba, Jack Ma, kembali mengutarakan keluh kesahnya kepada media soal konsekuensi dari kesuksesan perusahaannya. Salah satu miliarder kenamaan China mengaku seandainya bisa memilih, ia tidak akan membiarkan Alibaba beralih menjadi perusahaan publik.

Sejak initial public offering (IPO) tahun 2014 lalu, Alibaba menjelma jadi sebuah perusahaan yang selalu disorot oleh media, konsumen dan badan pengawas. Padahal ketika masih menjadi perusahaan patungan, Ma leluasa mengambil keputusan apapun dan lebih bebas melakukan aktivitasnya.

"Sekarang setelah IPO, semuanya jadi lebih buruk," keluhnya dalam forum Economic Club di New York kemarin. Jack Ma mengaku segala aktivitas perusahaan selalu disorot oleh publik karena statusnya sebagai salah satu 'emiten terpanas' tahun ini. Pengakuan dari pria yang hartanya mencapai $35 miliar ini cukup mengejutkan karena keluhannya muncul belum lama sesudah IPO Alibaba.

"Bukan hanya masyarakat yang melihat kami, tapi seluruh dunia dan badan pengawas usaha juga jadi leih memperhatikan kami," tambah Ma. Namun ia menegaskan bahwa hal itu sebagai sesuatu yang wajar dan Alibaba memang harus menyesuaikan diri dengan perubahan.

Secara pribadi, Jack Ma juga sempat berkeluh kesah soal kehidupan pribadinya akhir tahun lalu. Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, salah satu orang paling kaya di China ini menyebut kekayaan dan ketenaran adalah suatu hal yang 'menyakitkan'. Ma mengaku dirinya membangun usaha jual beli online bukan untuk menjadi kaya dan terkenal. Tapi seiring berjalannya waktu, pundi-pundi uangnya terus bertambah sehingga makin banyak orang yang mendekatinya untuk ketularan kaya. "Jadi (salah satu) orang terkaya di dunia itu menyakitkan, semua orang mendekatimu untuk uang," ujarnya di bulan November 2014.

Pasca kesuksesan initial public offering (IPO) senilai $25 miliar awal tahun ini, jumlah aset para pendiri Alibaba otomatis ikut bertambah. Jack Ma mengatakan dirinya lebih suka menempatkan uang hasil kerja kerasnya untuk keperluan bisnis. "Kalau anda punya banyak uang, artinya anda harus memakainya dengan lebih efisien ketimbang pebisnis lain dan pemerintah," ujarnya dalam suatu kesempatan. Tekanan besar yang dialami bos Alibaba ini membuatnya tidak bahagia lagi seperti dulu. "Saya berusaha untuk selalu senang. Karena kalau saya tidak senang, maka rekan kerja saya juga tidak senang. Demikian pula dengan pemegang saham dan konsumen saya," tutup Ma.

[Harga saham Alibaba (NYSE:BABA) ditutup pada posisi $87.55 atau melemah 0,84% pada sesi perdagangan hari Rabu (09/06).] (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar