Senin, 29 Mei 2017

cfd  CFD

Bos FIFA Mundur, Kecaman Sponsor Berbuah Hasil

Rabu, 3 Juni 2015 11:33 WIB
Dibaca 4884

Monexnews - Skandal korupsi yang menerpa organisasi olahraga terbesar dunia, FIFA, membuat gerah banyak pihak. Tidak terkecuali perusahaan-perusahaan besar yang menjadi sponsor utamanya. Namun harapan untuk terbentuknya badan sepakbola yang sehat dan transparan menemui titik terang setelah Presiden FIFA, Sepp Blatter, mengundurkan diri dari jabatannya. 

Beberapa sponsor utama, yang sebelumnya mengancam untuk menarik partisipasinya dalam setiap event FIFA, kemarin menyuarakan apresiasi atas keputusan mundur Blatter. Budweiser, Adidas, Visa dan McDonald's menilai langkah ini sebagai tindakan yang baik menuju perbaikan citra dan reputasi FIFA di mata pelaku sepakbola dunia. Seluruhnya juga mendukung proses investigasi yang sedang dilakukan oleh pengadilan Amerika Serikat dan Swiss. Walaupun Blatter belum menjadi tersangka, ia kini masuk dalam daftar orang dalam ranah penyidikan FBI.

"Kami menyambut baik komitmen FIFA untuk berubah. Seperti sudah dikatakan sebelumnya, kami mendukung budaya olahraga yang penuh kepatuhan dan standar etika tinggi," demikian Adidas dalam rilis resminya. Sementara McDonald's menegaskan kalau sepakbola memiliki kekuatan istimewa yang mampu memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat dan perekonomian. "Kami harap FIFA berubah sehingga kembali dipercaya oleh masyarakat di seluruh dunia," kata perwakilan McDonald's.

Seperti diketahui, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menerima tuntutan hukum terhadap 14 orang yang terkait dengan FIFA atas tuduhan suap. FBI turun tangan langsung untuk menangkap orang-orang yang diduga terlibat dalam skandal memalukan tersebut pekan lalu. Dunia sepakbola langsung heboh, dan beberapa perusahaan sponsor piala dunia langsung menegaskan sikapnya.

Visa, sebagai salah satu sponsor FIFA yang paling setia, mengecam keras skandal korupsi di badan organisasi sepakbola tertinggi dunia itu. Penyedia layanan kartu kredit ini meminta pemangku kebijakan untuk melakukan perombakan organisasi dan mengambil langkah tegas jika memang ada indikasi suap. "Sudah waktunya FIFA berubah. Kalau tidak, maka kami akan meninjau lagi kontrak sponsorship dengan mereka," demikian pernyataan resmi Visa sesaat setelah muncul kabar penangkapan pejabat FIFA.

Bukan hanya Visa, sponsor piala dunia lainnya, Coca Cola juga mengutarakan pandangan serupa. Menurut pernyataan resmi perusahaan minuman ringan ini, kontroversi yang berkembang sekarang sudah mencoreng misi dan tujuan pendirian FIFA. "Kami sangat serius memantau proses penyelidikan," demikian pernyataan Coca Cola kala itu.

Adidas dan Visa rata-rata memberikan uang sponsorship senilai $32 juta per tahun untuk kontrak kerjasama dengan FIFA. Sementara Coca Cola, McDonald's dan Budweiser membayar lebih kecil, yakni berkisar di $19 juta kepada lembaga olahraga tersebut. Secara total, FIFA biasanya mengantongi sekitar $1,6 miliar dari sponsor-sponsor utamanya selama 4 tahun antara 2011 dan 2014. Besarnya donasi dari perusahaan-perusahaan itu bisa jadi merupakan faktor yang mendorong resignasi Sepp Blatter dari posisi tertinggi di badan sepakbola dunia itu. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar