Jumat, 28 Juli 2017

cfd  CFD

Bos Ford Akhiri Spekulasi Pencalonan CEO Microsoft

Jumat, 10 Januari 2014 11:40 WIB
Dibaca 615

Monexnews - Awal pekan ini, CEO Ford mengakhiri spekulasi tentang kesediaan dirinya untuk menggantikan posisi Steve Ballmer sebagai bos Microsoft. Alan Mullaly bahkan diklaim sudah menegaskan komitmen kesetiaannya kepada perusahaan otomotif itu sejak beberapa minggu lalu.

Alan Mullaly tidak menjelaskan secara rinci tentang keberatan dirinya untuk masuk dalam bursa CEO Microsoft. Namun pelaku pasar dan pengamat teknologi berspekulasi kalau ia khawatir terhadap dinamika kepemimpinan di perusahaan software itu. Mengingat sampai sekarang masih belum jelas apakah Steve Ballmer dan Bill Gates akan tetap mengisi posisi direktur nantinya. Sementara beredar pula kabar yang menyebut beberapa anggota direksi ingin supaya Bill Gates lengser karena bisnis Microsoft cenderung berjalan mundur dalam setengah dasawarsa terakhir.

Sumber dekat Mulally mengatakan bos Ford itu memang sempat tergoda untuk masuk dalam kontestasi CEO MIcrosoft. Mengingat pada tahun 2012, ia pernah meneybut hanya ada dua perusahaan yang bisa memaksanya pindah dari Ford, yakni Microsoft dan Google. Namun setelah melihat betapa peliknya peta kepemimpinan di Microsoft, Mulally konon memutuskan untuk tetap di tempatnya bekerja saat ini.

Keputusan Mullaly untuk menarik diri dari bursa pencalonan CEO Microsoft cukup mengecewakan investor, yang sejak lama menginginkan adanya sosok senior di perusahaan itu. Pasca pernyataan Mulally di hadapan publik, harga saham Microsoft merosot 1.8% ke posisi $35.76 di sesi Rabu (08/01).

Selain nama Alan Mulally, sosok Satya Nadella sempat difavoritkan untuk menjadi CEO Microsoft. Kalau Mulally mewakili aspirasi pemegang saham yang menginginkan sosok dari luar, maka Nadella diiidamkan karena dianggap tahu isi dapur perusahaan. Akan tetapi, lambat laun spekulasi tersebut memudar karena Mullaly hampir pasti dicoret dari daftar. Sementara Nadella masih masuk bursa pencalonan bersama kandidat lain dari internal perusahaan seperti Paul Maritz, Stephen Elop dan bos Skype, Tony Bates. Adapun sosok lain yang tadinya diunggulkan menjadi pengganti Ballmer adalah bos Qualcomm, Steve Mollenkopf. Namun seiring berjalannya proses seleksi, namanya juga bisa dikesampingkan untuk saat ini.

Salah satu eksekutif paling disegani di Amerika Serikat, Mark Hurd, sempat masuk dalam bursa kandidat pengganti Steve Ballmer di kursi CEO Microsoft. Namun dalam pernyataannya terakhir, pria yang sedang menjabat sebagai Presiden Oracle itu mengaku betah di posisinya sekarang. Adapun figur baru yang berpeluang menjadi kuda hitam yaitu CEO perusahaan Yammer, David Sacks. Pun demikian, pihak direksi masih enggan berkomentar tentang nama-nama calon CEO yang beredar di media. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar