Minggu, 26 Maret 2017

cfd  CFD

Bulan Depan, Galaxy S IV Mulai Diperkenalkan

Senin, 25 Februari 2013 12:05 WIB
Dibaca 502

Monexnews - Perang inovasi antara Samsung dan Apple di industri ponsel pintar kembali berlanjut. Produsen asal Korea Selatan dikabarkan siap memperkaya varian ponsel Galaxy-nya dengan merilis versi S generasi IV pada 14 Maret mendatang.

Galaxy S IV akan memanaskan pasar smartphone yang sedang diramaikan oleh beberapa produk pendatang baru. Kompetisi dengan Apple di wilayah Amerika membuat Samsung terus berupaya untuk tetap berada di depan rivalnya. Terlebih lagi Apple baru saja menyalip raksasa Korea tersebut dalam perebutan posisi produsen ponsel terlaris sejagad untuk kali pertama di kuartal IV lalu.

Smartphone baru ini nantinya akan menjadi ponsel pertama Samsung yang diluncurkan di Amerika Serikat dalam tiga tahun terakhir. Produk Galaxy S diharapkan mampu menggoyang fanatisme warga Amerika terhadap iPhone dan bahkan iPad. "Kami memperkenalkan Galaxy S III di London tahun lalu dan sekarang kami mengubah venue ke New York karena tingginya permintaan dari operator terhadap Galaxy," ujar Kepala divisi mobile, JK Shin.

Galaxy S IV konon dipasangi display seukuran 5 inci dan kamera dengan resolusi lebih tinggi dibandingkan pendahulunya. Di samping proses pengolahan data ekstra cepat berkat adanya empat prosesor (quad core). Perkenalan Galaxy generasi I pertama kali diluncurkan pada eksebisi mobile CTIA di Amerika Serikat tahun 2010, kemudian disusul dengan Galaxy S II di MWC Fair Spanyol (2011).

Meski sedang kehilangan kendali dalam perebutan kompetisi ponsel terlaris dunia, Samsung diprediksi bisa mendapatkan kembali singgasananya tahun ini. Luasnya cakupan produk diyakini sebagai senjata yang mampu mematahkan dominasi Apple, yang hanya bergantung pada satu produk iPhone saja per periode produksi. Investor saham Apple juga mulai cemas dengan geliat sistem operasi Android, yang harganya lebih terjangkau dan tipenya sangat bervariasi. Bukan hanya di negara berkembang, kiprah iPhone di negara maju juga semakin lemah. Saham Apple merosot 15% tahun ini dan perusahaan dikabarkan sudah memangkas jumlah pesanan komponen ponsel karena tingkat permintaan tidak sebaik estimasi sebelumnya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar