Kamis, 27 Juli 2017

cfd  CFD

Cacat Produksi, Blackberry Tarik Update untuk Aplikasi Twitter

Senin, 30 Desember 2013 11:10 WIB
Dibaca 624

Monexnews - Apa yang dilakukan oleh Blackberry Limited saat ini seakan tidak pernah memiliki efek yang baik terhadap citra perusahaan. Alih-alih memanjakan penggunanya dengan update (pembaruan) untuk aplikasi Twitter, Blackberry justru menuai keluhan karena update yang dirancangnya justru cacat produksi.

Twitter telah menjadi aplikasi wajib yang wajib ter-install pada perangkat mobile seperti ponsel dan tablet. Jumlah penggunanya yang masif dan tersebar di berbagai benua membuat produsen ponsel memasukkannya ke dalam daftar aplikasi yang wajib ter-install di dalam sistem operasi mobile.

Pada 17 Desember lalu, pihak Blackberry 'berbaik hati' menyediakan update aplikasi Twitter yang diklaim lebih canggih, user friendly dan cepat dibandingkan versi terdahulu. Twitter versi 10.2.2 untuk BB10 dirilis dengan beberapa penyempurnaan seperti opsi pencarian yang mudah, konektivitas dengan Blackberry Messenger (BBM) hingga preview sebelum melihat lampiran foto.

Sayangnya update-an terbaru Twitter itu belum sepenuhnya layak rilis karena mengandung banyak 'bug' atau kekurangan pada sistem. Baru 10 hari sejak pertama kali dirilis, Blackberry langsung menarik Twitter versi baru itu dari app store-nya karena pengguna Twitter mengkritik habis-habisan. Pihak perusahaan menyatakan tengah menyelidiki masalah ini dan akan segera mengumumkan ke publik. Hingga penyempurnaan baru dirilis, pengguna Twitter dipersilakan memakai aplikasi Twitter versi sebelumnya atau 10.2.1.

*Harga saham Blackberry (NASDAQ: BBRY) ditutup pada posisi $7.30 di akhir sesi Jumat (27/12) atau naik 3.4% dari level pembukaan.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar