Senin, 16 Januari 2017

cfd CFD

Candy Crush, dari Layar Ponsel Turun ke Lantai Bursa

Rabu, 2 Oktober 2013 10:04 WIB
Dibaca 476

Monexnews - Demam permainan di perangkat mobile makin meluas ke seluruh dunia. Trend ini dijadikan alasan bagi developer aplikasi untuk membuat game yang bisa disukai banyak orang. Sebagian perusahaan bahkan berniat untuk lebih serius menggarap pasar permainan di media tablet dan ponsel pintar. 

Candy Crush Saga merupakah salah satu permainan yang sangat digemari oleh masyarakat segala usia saat ini. Walaupun bisa dimainkan via komputer portabel atau PC, Candy Crush lebih sering dimainkan oleh pengguna ponsel dan tablet sebagai cara membunuh waktu maupun melepas kebosanan. Prinsip permainannya sendiri sesungguhnya sangat sederhana, di mana si pemain hanya diminta untuk mengurutkan permen-permen dengan kombinasi warna tertentu. Kenaikan level hanya bisa dicapai saat target yang ditetapkan terpenuhi. 

Berkaca pada keberhasilan game buatannya, perusahaan developer aplikasi King, berniat melakukan ekspansi bisnis. Mekanisme initial public offering (IPO) dipilih sebagai opsi penggalangan modal dari publik. Menurut laporan beberapa media, King sudah mendaftarkan proposal penjualan saham kepada otoritas pasar modal New York. Perusahaan asal Inggris ini berencana menjual sahamnya di Nasdaq dan telah menyerahkan dokumen penunjang secara rahasia kepada Securities and Exchange Commission. Skala IPO-nya sendiri konon berkisar di angka $5 miliar. Pendaftaran proposal IPO secara rahasia sedang menjadi trend bagi perusahaan-perusahaan kecil yang ingin terjun ke lantai bursa. Dengan begitu, mereka bisa menjaga kerahasiaan laporan keuangan seraya membaca apa keinginan investor.

Permainan keluaran King dimainkan lebih dari 1 miliar kali setiap hari di seluruh dunia. Game andalannya yakni Candy Crush Saga, yang kini menduduki daftar teratas permainan mobile yang paling disukai masyarakat. Menurut perhitungan konsultan game Think Gaming, Candy Crush meraup pemasukan $850.000 per hari dan memiliki 7.5 juta pengguna aktif hanya di platform iOS Apple. Itu belum termasuk regular user yang memainkannya di perangkat Android dan PC, yang jumlahnya diperkirakan tidak kalah besar.

Kesuksesan King tidak bisa lepas dari kejeliannya dalam merilis game. Candy Crush digratiskan secara umum sehingga dapat menimbulkan efek mencandu bagi pemainnya. Setelah itu, pengembang aplikasi tersebut memberi akses tambahan atau fasilitas ekstra bagi mereka yang mau membayar lebih. Strategi ini terbukti bekerja baik karena tidak sedikit pengguna yang mau merogoh kocek lebih karena sudah terlanjur menggemari permainan ini. Strategi serupa juga berlaku untuk permainan lain yang popularitasnya belum sebagus Candy Crush Saga.

Wacana IPO King mengemuka setelah perusahaan merekrut Direktur Keuangan baru, Hope Cochran, mantan direksi Clearwire, salah satu anak perusahaan operator Sprint. Adapun tiga koordinator IPO yang ditunjuk yaitu Bank of America, JP Morgan dan Credit Suisse. Namun demikian, baik pihak King dan underwriter tersebut belum mau menjelaskan kabar IPO yang gencar diberitakan media.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar