Jumat, 24 Maret 2017

cfd  CFD

China Mobile Tidak Sabar untuk Lepas iPhone ke Pasaran

Kamis, 19 Desember 2013 12:01 WIB
Dibaca 1861

Monexnews - Pihak China Mobile sangat antusias untuk segera memasarkan produk iPhone ke seluruh penjuru negeri. Sikap optimis dari operator terbesar China ini diperlihatkan saat peluncuran layanan teknologi fourth generation (4G) di Guangzhou awal pekan ini.

"Kami tidak sabar untuk segera menjual iPhone di jaringan distribusi China Mobile," ujar Chief Executive Li Yue kepada Wall Street Journal. Dua kantor cabang perusahaan, yakni di Shanghai dan Suzhou, sudah memajang iklan iPhone pada website-nya untuk mengundang pengunjung agar memesan produk itu lebih dini. Pun demikian, belum ada keterangan resmi kapan sesungguhnya smarpthone canggih besutan Apple bisa dibeli di gerai China Mobile.

Seperti diketahui, China Apple awal bulan ini resmi meneken perjanjian kerjasama penjualan iPhone dengan pihak Apple. Distribusi iPhone melalui jasa layanan operator diyakini akan berdampak masif terhadap penjualan ponsel cerdas itu di negeri tirai bambu. Dengan 700 langganan yang dimilikinya, China Mobile merupakan pemain penting dalam industri teknologi nasional.

Kerjasama dengan China Mobile akan membuat akses Apple ke konsumen China menjadi semakin luas mengingat jika dihitung berdasarkan jumlah pelanggannya, basis konsumen perusahaan China ini tujuh kali lebih besar dari Verizon (operator terbesar Amerika). Sementara sejak pertama kali merilis iPhone, wilayah China termasuk Hong Kong dan Taiwan adalah sumber pemasukan terbesar ke-tiga bagi Apple setelah Amerika dan Eropa.

Pun demikian, dalam beberapa tahun terakhir Apple memang masih kalah bersaing dengan produsen smartphone lain di wilayah China. Munculnya produk-produk ponsel berbasis Android yang berharga murah membuat iPhone kerap dianggap terlalu mahal oleh konsumen Asia. Kerjasama dengan China Mobile diharapkan mampu mendongkrak citra dan kinerja penjualan karena operator nasional ini memang cakap dalam memasarkan ponsel mitra bisnisnya. Menurut lembaga riset saham, Trefis, China Mobile akan mampu menjual setidaknya 1.5 juta unit iPhone per bulan sehingga pada 2014 nanti jumlah pengguna iPhone akan bertambah sebanyak 20 juta. Jumlah sebesar itu setara dengan kenaikan penjualan sebanyak 17% dari tahun fiskal yang berakhir 28 September lalu.

China Mobile dan Apple memang sudah melakukan negosiasi untuk kerjasama ini dalam beberapa tahun terakhir. Namun kesepakatan selalu urung tercapai, khususnya karena Apple enggan menitipkan produknya pada operator yang kualitas jaringan 3G-nya belum mumpuni. Di sisi lain, Apple sesungguhnya sudah melakukan kerjasama dengan operator yang memiliki layanan 3G lebih baik sejak tahun 2009 dan 2012 yaitu China Unicom Hong Kong Ltd dan China Telecom Corp. Sayangnya kedua operator itu tidak memiliki basis konsumen seluas China Mobile sehingga angka penjualan iPhone tidak terlalu optimal dibandingkan produk buatan Samsung. Oleh karena itu pasca ditekennya kerjasama dengan kedua pihak, menarik untuk disimak sejauh mana efektivitas penjualan iPhone tahun depan mampu menyaingi tingginya animo konsumen terhadap produk berbasis Android.


*Harga saham Apple Inc (NASDAQ:AAPL) ditutup pada posisi $550.77 pada sesi perdagangan semalam (18/12) atau turun (0.76%).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar