Senin, 18 Desember 2017

cfd  CFD

China Tuding Microsoft Langgar UU Persaingan Usaha

Selasa, 26 Agustus 2014 11:00 WIB
Dibaca 625

Monexnews - Badan persaingan usaha China beberapa saat lalu mengklaim adanya indikasi pelanggaran dalam undang-undang bisnis di negara tersebut. Perusahaan yang ditengarai menyalahi aturan adalah raksasa software asal Amerika Serikat, Microsoft Corp. 

Menurut pemerintah China, Microsoft dianggap tidak transparan dalam menjalankan bisbis penjualan piranti lunaknya. Oleh karena itum badan persaingan usaha akan menggelar penyelidikan guna memastikan praktik bisnis perusahaan yang didirikan oleh miliarder Bill Gates itu benar-benar sesuai ketentuan.

Kasus Microsoft hanyalah satu dari 9 kasus persaingan usaha yang sedang diinvestigasi oleh pemerintah sejak awal tahun ini. Selain sektor teknologi, industri lainnya yang terkena penyelidikan adalah rokok dan tembakau.

"Microsoft diduga melanggar undang-undang anti-monopoli sejak bulan Juni tahun 2013," ujar Zhang Mao, Kepala Administrasi Negara untuk Urusan Industri dan Perdagangan kepada awak media. Adapun pelanggaran yang dimaksud yakni mulai dari kompatibilitas software, bundling produk dan otentifikasi dokumen pada sistem operasi dan software office. Pihak Microsoft sendiri menyatakan kesediaannya untuk membantu proses investigasi yang dilakukan oleh badan persaingan usaha.

[Harga saham Microsoft (NASDAQ:MSFT) ditutup pada posisi $45.51 atau melemah 0.15% pada sesi perdagangan hari Senin (25/08).]

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar