Kamis, 19 Oktober 2017

cfd  CFD

Demi Efisiensi, GSK Kurangi Jumlah Karyawan di Kantor AS

Senin, 1 Desember 2014 10:30 WIB
Dibaca 1803

Monexnews - Perusahaan obat asal Inggris, GlaxoSmithKline (GSK), dilaporkan segera mengurangi jumlah karyawannya yang bekerja di kantor perwakilan Amerika Serikat (AS). Langkah ini merupakan bagian dari program efisiensi anggaran yang diberlakukan oleh pihak direksi. 

GSK ingin menghemat uang 1 miliar Poundsterling atau setara $1,6 miliar dari lini operasional, dan salah satu caranya adalah dengan melakukan PHK terhadap ratusan pekerjanya. Setelah merilis laporan keuangan untuk periode kuartal III 2014, GSK langsung mengumumkan rencana restrukturisasi yang akan menghemat pengeluaran.

Di AS, angka penjualan obat GSK untuk pernafasan turun drastis dalam beberapa bulan terakhir. Situasi inilah yang kemungkinan mendorong pihak direksi untuk mengubah strategi operasionalnya di negara itu, termasuk dengan memangkas karyawan. Pada hari Rabu esok (03/12), Kepala GSK untuk Regional Amerika Utara akan menerangkan rincian PHK kepada karyawan di kantor AS.

Juru bicara GSK sendiri menolak berkomentar soal program restrukturisasi secara detil. Namun perusahaan berkomitmen untuk mengurangi kompleksitas bisnis dan membangun struktur perusahaan menjadi lebih kecil sehingga biaya operasional berkurang.

Produk andalan GSK di pasar AS dan Eropa adalah obat pernafasan, khususnya untuk merk Advair yang selama ini menjadi kontributor pemasukan utama. Sayangnya dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan asuransi enggan menyetujui resep obat dengan harga yang terlalu mahal sehingga marjin keuntungan produsen farmasi besar semakin berkurang. Selain GSK, tantangan serupa juga dihadapi oleh perusahaan asal Prancis, Sanofi.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar