Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

cfd  CFD

Dengan KitKat, Android Ingin Tinggalkan Kesan Kaku

Kamis, 5 September 2013 13:57 WIB
Dibaca 725

Monexnews - Untuk kali pertama sejak meluncurkan sistem operasi ponsel dan tablet, Google Inc memilih nama versi Android terbarunya memakai merek dagang perusahaan lain. 'KitKat' dipastikan menjadi nickname untuk update terbaru robot hijau versi 4.4.

Google selalu merekatkan nama snack, kudapan atau pencuci mulut dalam setiap versi Android yang diluncurkannya. Namun pemilihan nama KitKat sama sekali tidak diprediksi karena dalam sejarah teknologi, jarang sekali penamaan suatu produk anyar dengan memakai merek dagang perusahaan lain. KitKat sendiri merupakan brand coklat batangan yang dikenal dengan jingle 'Gimme a break' di Amerika Serikat dan Eropa. Sebagai salah satu snack favorit masyarakat lintas benua, cokelat wafer ini memang akrab di telinga konsumen global.

Kesepakatan finansial tentang penggunaan merek dagang antara Google dan produsen KitKat, Hershey, tidak dipublikasikan. Teknik marketing dengan menggunakan merek lain sudah sejak lama terjadi, misalnya dalam hal penamaan stadion olahraga ataupun sponsorship acara televisi. Tetapi di dunia teknologi yang penuh dengan istilah teknis dan kaku, penamaan merek dengan memakai nama makanan kesukaan masyarakat adalah hal baru. Google diklaim ingin meninggalkan kesan ilmiah dalam produk software buatannya supaya lebih mudah diterima komunitas teknologi dunia.

Sekitar 6 sampai 9 bulan lalu, Google telah melakukan pendekatan dengan Hershey's untuk meminta lisensi penggunaan nama produknya. Hershey adalah pemegang merek dagang KitKat di Amerika Serikat, namun untuk pemasaran global KitKat berada di bawah asuhan Nestle. Slogan 'gimme a break' juga dianggap sesuai dengan filosofi Android, di mana Google mengajak pengguna ponsel pintar untuk rehat sejenak dan mengoperasikan Android versi baru mereka. Hershey setuju dengan rencana Google tersebut karena secara demografi konsumen, pengguna Android dan pembeli KitKat merupakan warga berusia antara 18 dan 34 tahun. "Konsumen KitKat adalah anak muda yang bergairah, sangat cocok dengan basis pemakai ponsel Android," ujar Jennifer Podhajsky, Vice President Divisi Coklat Hershey.

Android versi 4.4 KitKat dijadwalkan meluncur ke genggaman penggunanya pada bulan oktober. Sampai saat ini, Android beroperasi di lebih dari 750 juta unit ponsel dan tablet, sehingga menjadikannya sistem operasi yang paling banyak dipakai oleh konsumen dunia.

*Harga saham Google ditutup pada posisi $871.63 atau naik 11.25 poin (1.31%).

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar