Minggu, 26 Maret 2017

cfd  CFD

Dua Bank Inggris Telusuri Rekening Tersangka Suap FIFA

Senin, 1 Juni 2015 14:44 WIB
Dibaca 3029

Monexnews - Skandal yang menerpa badan sepakbola tertinggi dunia, FIFA, tidak hanya membuat sibuk pelaku sepakbola. Perusahaan perbankan juga disibukkan dengan penyelidikan terkait lalu lintas pembayaran dari rekening orang-orang yang terlibat dalam korupsi tersebut.

Dua bank yang beroperasi di Inggris, Barclays PLC dan HSBC Holdings PLC sedang meninjau kembali bukti-bukti transaksi nasabahnya yang terseret skandal FIFA. Beberapa rekening saksi dan tersangka suap diduga menjadi lokasi penampungan uang-uang haram yang mengalir dari pihak ke-tiga. Tim compliance kedua bank masih menelusuri slip-slip pembayaran dan berjanji akan melaporkannya ke otoritas berwenang sesegera mungkin.

Selain Barclays dan HSBC, bank asal Inggris Standard Chartered PLC juga mengklaim namanya terseret dalam dokumen yang dikeluarkan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Namun pihak direksi enggan berkomentar karena masih menunggu penjelasan dari otoritas di sana.

Pengadilan Amerika, yang mengurus gugatan suap FIFA, memang merilis beberapa nama bank yang diduga menjadi asal dan tujuan transaksi ilegal di organisasi olahraga terbesar dunia itu. Jaksa penuntut umum pekan lalu mengatakan bahwa ada pejabat senior FIFA yang menerima suap lebih dari $150 juta dari pihak tertentu untuk meluluskan kepentingannya. Sebagian besar transaksi merupakan 'uang pelicin' untuk tender sponsorship alat-alat olahraga dan event besar FIFA.

Skandal FIFA sendiri merupakan kasus paling memalukan di era olahraga modern. Mengingat salah satu kasus yang termasuk di dalamnya meliputi tuduhan suap dalam seleksi tuan rumah Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan pemilihan Ketua Umum di tahun 2011 silam. Penyelidikan semakin melebar karena ada indikasi praktik serupa untuk memenangkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2020. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar