Minggu, 17 Desember 2017

cfd  CFD

Ford Perluas Penarikan Truk Ranger Untuk Masalah Kantung Udara Takata

Selasa, 18 November 2014 0:14 WIB
Dibaca 494

Monexnews - Penarikan terhadap truk pickup Ranger dari Ford Motor Co di AS telah diperluas untuk mencakup lebih banyak kendaraan yang menggunakan kantong udara cacat dari Takata Corp setelah terjadinya kecelakaan yang fatal di Malaysia yang disebabkan oleh cacatnya perangkat keselamatan yang belum diketahui sebelumnya.

Ford akan mengganti kantung udara di sisi pengemudi dan penumpang dalam model tertentu yang diproduksi di antara tahun 2004 sampai 2005, berdasarkan pernyataan dari National Highway Traffic Safety Administration. Ford menambahkan jumlah tambahan yang tidak spesifik dari  truk yang akan ditarik yang mereka umumkan pada bulan Juni lalu, yang termasuk hanya cacat pada kantung udara di sisi penumpang.

Tindakan tersebut diikuti sebuah pandangan dari NHTSA dalam mengindikasikan kendaraan di AS dimana yang miliki kantung udara mirip terhadap salah satu kendaraan dari Honda Motor Co yang mengalami kecelakaan di Malaysia empat bulan yang lalu, itu adalah kecelakaan pertama yang menyebabkan tewasnya penggendara mobil yang disebabkan oleh cacatnya produk dari Takata yang di gunakan di luar AS.

Kantung udara Takata saat ini berada dibawah pengawasan AS setelah adanya kekurangan yang diindentifikasi yang dapat menyebabkan mereka meledak, yang dapat mengirim pecahan logam ke pengemudi dan penumpang di kursi depan. Sebanyak sepuluh produsen mobil, yang termasuk Honda dan Toyota Motor Coro.,telah menarik 7.8 juta kendaraan mereka di AS pada tahun ini dengan perangkat pelindung cacat.

David Friedman, deputi administrator untuk NHTSA mengatakan bahwa kami sangat agresif dalam menginvestigasi kantung udara Takata dari semua produsen yang terkena dampaknya dan kami saat ini sedang melihat di semua sudut dalam membidik keselamatan terhadap pengguna kendaraan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar