Senin, 11 Desember 2017

cfd  CFD

Gagal Penuhi Target, Tesla PHK Karyawan di Kantor China

Senin, 9 Maret 2015 10:50 WIB
Dibaca 587

Monexnews - Tesla Motors Inc. berencana mengurangi jumlah tenaga kerjanya di China karena angka penjualan mobil listrik tidak kunjung meningkat. Niat ini dikemukakan oleh juru bicara perusahaan, Gary Tao, kepada media beberapa jam lalu.

Tesla tidak mau mengumumkan berapa jumlah karyawan yang akan di-PHK. Namun yang pasti langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi dan membangun fondasi perusahaan yang lebih kuat. Tesla memang kurang diminati di Tiongkok sehingga angka penjualannya hanya mencapai 2500 unit selama sembilan bulan terakhir di 2014. Padahal di awal tahun lalu, CEO Elon Musk sesumbar perusahaannya mampu menjual lebih dari 5000 unit mobil dalam satu tahun. Artinya, Tesla gagal memenuh target sehingga perusahaan memerlukan strategi baru untuk menghemat pengeluaran operasional. Musk beberapa pekan lalu sempat mengancam akan memecat karyawannya yang mengurus bisnis di luar negeri karena dianggap tidak becus dalam menjual barang dagangan.

Harga saham Tesla anjlok 7% pada tanggal 13 Januari lalu, tepat setelah ada laporan angka penjualan di China selama kuartal IV yang di bawah target. "Kami akan memperbaiki hal ini. Bisnis Tesla di China akan positif setidaknya di pertengahan 2015," kata Musk kala itu. Sebagai langkah awal, ia mengirimkan memo ancaman kepada manajer-manajer yang berisi seruan agar mereka meningkatkan omset penjualan. Jika tidak, maka kantor Tesla pusat tidak akan segan memecat atau memindahkan stafnya ke lokasi lain. Elon Musk memiliki proyek jangka panjang untuk Tesla. Ia menargetkan jumlah produksi tahunan mencapai 500.000 unit di tahun 2020 dengan China dan Amerika sebagai pasar andalan.

[Harga saham Tesla (NASDAQ:TSLA) ditutup pada posisi $193.88 di sesi perdagangan hari Jumat (06/03) atau melemah 3,36% dibandingkan level pembukaan.]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar