Sabtu, 23 September 2017

cfd  CFD

Gara-gara Recall, Gaji Bos Honda Dipotong 20%

Senin, 27 Oktober 2014 11:55 WIB
Dibaca 496

Monexnews - Masalah recall kendaraan lazim dialami oleh produsen-produsen otomotif dunia. Walaupun penarikan mobil masuk ke dalam pos beban operasional, mau tidak mau perusahaan harus melakukannya demi menjaga kepuasan konsumen.

Untuk meningkatkan kualitas manajerialnya, Honda Motors, memberlakukan skema risk and reward kepada jajaran direksinya, terutama menyangkut isu recall kendaraan. Gaji CEO Takanobu Ito dikurangi 20% mulai bulan November besok sampai dengan Januari 2015 karena perusahaan mengalami masalah recall. Sementara 11 direktur lainnya juga akan menerima upah 10% lebih kecil sebagai wujud pertanggungjawaban mereka atas kasus yang menimpa perusahaan. Menurut dokumen yang didaftarkan kepada otoritas keuangan Jepang, CEO Ito biasanya meneirma gaji $944.000 dan bonus $444.000 dalam tahun buku terakhir Honda.

Honda harus menarik 5,1 juta unit kendaraan dari tangan konsumen Amerika Serikat karena airbag di beberapa mobil meledak tiba-tiba hingga melontarkan partikel metal saat terjadi benturan. Menurut laporan terakhir Center for Auto Safety, 3 pengemudi mobil Honda dan satu pengguna Acura, tewas akibat kesalahan teknis ini. Belasan orang juga dilaporkan mengalami cedera serius dan dua pengemudi menderita kebutaan akibat terkena serpihan besi.

Kebijakan pemotongan gaji Honda mendapat pujian dari organisasi Center for Auto Safety, Clarence Ditlow. "Orang mendapat kenaikan gaji karena kinerja bagus. Mereka juga harus menerima pemotongan gaji kalau performanya jelek," imbuh Ditlow kepada CNN. Ia juga menegaskan bahwa membuat produk yang bisa menewaskan konsumen adalah kesalahan terbesar perusahaan, khususnya mereka yang bergerak di industri otomotif.

Center for Auto Safety juga tidak puas kalau pejabat terkait hanya menerima pemotongan gaji. Organisasi itu meminta pemerintah federal mengadakan penyidikan untuk mengkaji laporan konsumen terkait masalah di mobil-mobil Honda. Honda juga bukan satu-satunya produsen yang mengalami masalah dalam fitur airbag-nya sepanjang tahun 2014. BMW, Chrysler, Ford, GM, Mazda, Mitsubishi, Nissan, Subaru dan Toyota. Semua perusahaan itu memakai produk airbag buatan Takata, yang merupakan supplier utama Honda.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar