Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

cfd  CFD

Gelar Rapat Luar Biasa, Deutsche Bank Putuskan Depak CEO-nya

Senin, 8 Juni 2015 10:47 WIB
Dibaca 3118

Monexnews - Deutsche Bank memberhentikan dua orang Chief Executive Officer-nya setelah menggelar rapat luar biasa akhir pekan lalu. Anshu Jain dan Jürgen Fitschen, yang telah berbagi peran CEO selama 3 tahun terakhir, terpaksa hengkang meski kontrak kerjanya belum berakhir.

Deutsche Bank mengumumkan penghentian keduanya kepada publik meski tidak menjelaskan alasan di balik pemecatan tersebut. Anshu Jain akan resmi berhenti kerja pada tanggal 30 Juni namun Fitschen akan tetap menduduki posisinya sampai Mei tahun depan untuk keperluan transisi. Sebelumnya Jain dan Fitschen direncanakan memimpin bank terbesar Eropa ini setidaknya sampai tahun 2017 mendatang.

Di saat yang sama, Deutsche Bank menunjuk John Cryan sebagai CEO pendamping Fitschen sampai masa kerjanya berakhir. Anggota direksi Deutsche ini dikenal sebagai bankir berpengalaman dengan curriculum vitae impresif. Ia nantinya akan menjabat posisi CEO Deutsche Bank jika Fitschen sudah benar-benar lengser.

Deutsche Bank merupakan bank terbesar di Jerman dengan jumlah karyawan mencapai 100.000 orang di seluruh dunia. Ada kemungkinan pergantian posisi CEO terjadi menyusul buruknya kinerja keuangan akibat beban pembayaran klaim hukum. Deutsche Bank masuk dalam daftar hitam bank yang melakukan praktik ilegal di pasar keuangan Eropa selama beberapa tahun terakhir.

Kasus terbesar mencuat pada bulan April lalu saat Deutsche Bank divonis bersalah dan harus membayar uang damai di pengadilan Amerika Serikat dan Inggris sebesar $2,5 miliar. Perusahaan ini terbukti melakukan persekongkolan dalam praktik manipulasi nilai tukar acuan yang dipakai dalam perdagangan valuta dunia. Sejak 2003 hingga 2010, pegawai Deutsche Bank menggunakan aplikasi online chats, email dan telepon untuk menaikkan dan menurunkan kurs benchmark demi keuntungannya sendiri. Pemberitaan buruk tentang bank ini sudah menggerus harga sahamnya sampai 18% dalam setahun terakhir. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar