Senin, 23 Oktober 2017

cfd  CFD

GM Hentikan Produksi Mobil Di Afrika Selatan Atas Pemogokan Serikat Buruh

Sabtu, 5 Juli 2014 1:16 WIB
Dibaca 580

Monexnews -

Pembicaraan tetang upah untuk akhiri pemogokan yang sudah belangsung lebih dari empat hari terhadap lebih dari 220,000 pekerja logam di Afrika Selatan gagal pada saat kemarin seiring demonstrasi berubah menjadi kekerasan dan General Motors Co., dan Bayerische Motoren Werke AG hentikan produksi mereka.

The National Union of Metalworkers of South Africa menolak tawaran perbaikan upah dari the Steel and Engineering Industries Federation of Southern Africa, kata kelompok pekerja tersebut dalam pernyataannya di email pada hari Jumat. Pemogokan di mulai pada tanggal 1 Juli yang mana telah di kotori oleh kekerasan dan mendorong Moody’s Investors Service pada hari Kamis memperingatakn peringkat kredit negara tersebut mungkin akan beresiko.

Seifsa, yang di kenal sebagai kelompok pekerja, mengatakan bahwa tawaran kenaikan upah untuk meningkatkan upah terendah para pekerja sebesar 10% pada tahun ini adalah yang terbaik yang dapat di lakukan. Tidak ada pembicaraan lebih lanjut yang di rencanakan dengan Nimsa, yang meminta kenaikan bayaran 12% dan melarang adanya broker tenaga kerja.

General Motors menutup pabrik mereka di wilayah pesisir timur kota Port Elizabeth seiring “pemogokan di sektor pekerja metal dan para insinyur telah berdampak pada pasokan komponen ke lini produksi kami,” kata Gishma Jhonson, juru bicara perusahaan dalam pernyataannya di email.

GM, yang menargetkan untuk membuat 50,000 kendaraan dalam setahun di Afrika Selatan, mengatakan bahwa perakitan mobil komersial seperti truk isuzu dan kendaraan utilitas Chevrolet telah terkena dampak dari pemogokan tersebut.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar