Selasa, 17 Januari 2017

cfd CFD

GM Korea Hadapai Masalah Pembicaraan Upah Dengan Pekerjanya

Sabtu, 31 Mei 2014 0:09 WIB
Dibaca 520

Monexnews -

Pemimpin General Motors Co Korea Selatan mengatakan bahwa upah pekerja lokal mungkin naik 15%, itu memicu kecemasan atas laba perusahan di negara tersebut dimana para eksportir saat ini sedang berjuang dengan naiknya won ke level tertinggi enam tahun.

“Negosiasi gaji di tahun 2014 adalah negosiasi gaji yang paling penting yang pernah kami miliki dengan serikat pekerja,” kata Sergio Rocha, CEO GM Korea dalam sebuah wawancara di  Busan International Motor Show kemarin. “Saya akan melakukan apapun yang mungkin dan tidak mungkin untuk berikan jaminan bahwa kami memiliki masa depan yang berkelanjutan di sini.”

Para pengusaha di Korea Selatan sedang berjuang untuk biaya upah pekerja yang semakin tinggi setelah Mahkaman Agung negara tersebut di bulan Desember memutuskan bahwa bonus  periodik dan kompensasi lainnya harus di masukan dalam gaji pokok karyawan. GM Korea, Hyundai Motor Co, podusen otomotif terbesar di Korea selatan, dan afiliasinya, Kia Motor Corp, sedang bertempur dengan serikat pekerja mereka di pengadilan atas masalah ini.

“Dengan mengintegrasikan bonus dan tunjangan lainnya ke gaji pokok, gaji karyawan akan naik secara substansial,” kata Rocha. “Ini tidak baik untuk GM Korea, ini tidak baik untuk industri, dan ini tidak baik untuk Korea Inc.”

Peningkatan gaji pokok akan memperbesar upah secara keseluruhan karena mereka menggunakan itu  untuk menghitung semuanya mulai dari bayaran lembur hingga kenaikan tahunan, kata Rocha.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar