Minggu, 26 Maret 2017

cfd  CFD

Goldman: Windows Tidak Menguntungkan Lagi

Selasa, 14 Juli 2015 14:05 WIB
Dibaca 2660

Monexnews - Goldman Sachs memiliki penilaian menarik soal kinerja bisnis raksasa software asal Amerika Serikat (AS), Microsoft. Menurut tim analisnya, prospek usaha Microsoft justru terhambat oleh produk buatannya sendiri, Windows.

Jelang rilis laporan laba rugi Microsoft pekan depan, Goldman memberikan rekomendasi 'sell' atau jual untuk saham perusahaan yang dibangun oleh Bill Gates itu. Dalam laporannya, tim riset Goldman juga menyebut kalau Windows sebagai biang penurunan kinerja bisnis. Ada 3 alasan mengapa anggapan itu muncul yaitu:

1. Tidak banyak perusahaan tergoda untuk memakai sistem operasi Windows 10. Padahal sejak dulu sebagian besar omset perusahaan berasal dari kontrak kerja dengan sektor swasta.

2. Windows Server 2003 sedang berada dalam periode penghabisan, atau dengan kata lain Microsoft tidak akan bisa mendukung update dan patch untuk aplikasi dan sistem. Produk ini bukanlah layanan andalan perusahaan, dan pun jika nanti ada banyak perusahaan mau melakukan upgrade, pemasukannya tidak akan cukup membantu pos keuangan.

3. Tidak cukup banyak perusahaan yang memperbarui Enterprise License Agreements (ELA) atau lisensi penggunaan software Microsoft dalam produk-produk barunya.

Adapun produk yang masih mampu berbicara banyak di pasaran adalah Microsoft Office 365. Namun sekali lagi, kiprahnya tidak akan mampe menutupi penurunan laga sudah di masa datang. Dengan segala kekurangan dan risiko bisnis di masa yang akan datang, Goldman Sachs meramalkan Microsoft hanya mampu membukukan omset kuartalan sebesar $22 miliar.

[Harga saham Microsoft (NASDAQ:MSFT) ditutup pada posisi 45.54 atau menguat 2,08% pada sesi perdagangan hari Senin (13/07).]

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar