Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news Klaim Pengangguran AS naik ke 234K pekan lalu,sebelumnya 232K, perkiraan 238K

cfd  CFD

Google Diam-diam Kucurkan Rp9 triliun untuk Borong Saham Lenovo

Jumat, 7 Februari 2014 12:10 WIB
Dibaca 686

Monexnews - Raksasa mesin pencari internet, Google Inc, dilaporkan telah membeli 5.94% saham Lenovo Group pada bulan Januari lalu. Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh otoritas bursa saham Hong Kong, jumlah dana yang digelontorkan untuk memborong saham perusahaan asal Asia itu mencapai $750 juta atau setara Rp9.07 triliun. 

Google membeli 618.3 juta saham Lenovo pada harga $1.213 per unit tanggal 30 Januari lalu. Kebijakan ini diambil terkait dengan pelepasan Motorola ke tangan Lenovo pada pekan lalu, yang nilainya mencapai $2.91 miliar, dalam bentuk tunai dan kepemilikan saham. Pembelian saham Lenovo oleh Google diindikasikan sebagai wujud kepercayaan perusahaan itu terhadap prospek bisnis Motorola di tangan konglomerasi China tersebut.

Seperti sudah dipublikasikan sebelumnya, Lenovo membeli perusahaan ponsel Motorola dari tangan Google. Mahar senilai $2.91 miliar ternyata cukup untuk mengambilalih salah satu produsen telepon genggam tertua dunia ini.

"Saya bilang kepada karyawan Motorola kalau saya ingin menjual lebih dari 100 juta unit ponsel di tahun 2015 mendatang. Lenovo punya pasar kuat di China, dan Motorola punya reputasi bagus di Amerika Serikat, Amerika Selatan dan sebagian Eropa," tutur Yuanqing Yang saat diwawancarai oleh CNN pekan lalu. Bos Lenovo ini mengaku sudah meminati Motorola sejak lama, bahkan ketika perseroan itu sudah terbelah menjadi dua unit usaha yaitu Motorola Mobility dan Motorola Solutions.

Target penjualan sebesar 100 juta unit seperti yang dikatakan oleh Yang adalah setara dengan dua kali lipat jumlah penjualan Lenovo di tahun 2013 yang sekitar 45 juta unit ponsel (data IDC). Oleh karena itu, maka tidak heran kalau banyak pihak menganggap CEO Lenovo ini terlalu sesumbar ketika menjanjikan karyawan Motorola target setinggi itu. Pun demikian, Yuanqing Yang berdalih bahwa pangsa pasar Lenovo dan Motorola masih sangat luas, baik di negara maju dan berkembang. "Kami tidak akan menggenjot penjualan Lenovo di wilayah Amerika, namun Motorola lah yang akan menjadi brand andalan kami di sana," ujarnya.

Ketika ditanya apakah nantinya ponsel-ponsel Lenovo akan raib dari wilayah Amerika pasca akusisi Motorola, Yang menjawab belum tahu bagaimana strategi perusahaan nantinya. Satu hal yang pasti, untuk wilayah China Lenovo tetap akan menjadi anak emas dan terbuka kemungkinan penjualan produk Motorola di sana. "Saya belum memikirkan bagaimana (strategi) di Amerika. Bisa saja kami hanya memasarkan satu merk atau memakai label 'Motorola by Lenovo'," imbuhnya.

[Harga saham Google (NASDAQ:GOOG) ditutup pada posisi $1,159.96 atau menguat 1.47% pada sesi perdagangan semalam (06/02).]

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar