Selasa, 26 September 2017

cfd  CFD

Google Rambah Dunia Kesehatan dengan Alat Deteksi Kanker

Rabu, 29 Oktober 2014 11:10 WIB
Dibaca 549

Monexnews - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Google Inc, semakin memperluas jangkauan risetnya ke sektor lain. Enggan hanya menggeluti bisnis online dan iklan, Google kini membuka inovasi di bidang kesehatan.

Semalam Google mengumumkan program eksperimental di bidang kesehatan, yang diyakini akan membantu dunia kedokteran. Tim riset perusahaan merancang suatu nanopartikel untuk mendeteksi potensi penyakit di tubuh manusia sebelum berkembang ke arah serius, termasuk untuk penyakit parah seperti kanker.

Menurut Andrew Conrad, Kepala Divisi Sains Google, cara kerja nanopartikel ibarat oli baru yang masuk ke sebuah mesin mobil. Saat masuk ke bagian dalam tubuh, partikel akan mendeteksi penyakit yang diderita oleh seseorang. "Anda bisa bayangkan kalau anda mengganti oli pada mesin yang rusak, begitulah prinsipnya," ujar Conrad kepada awak media di Wall Street Journal Digital Conference. Ia juga menegaskan bahwa sekarang adalah waktunya bagi pelaku industri kesehatan untuk lebih proaktif mencegah penyakit ketimbang bersikap reaktif saat menganalisa pasien.

Google sendiri sedang mulai membuat perangkat wearable yang mampu memonitor perubahan nanopartikel di dalam tubuh. Alat ini nantinya bisa mendeteksi pergerakan sel tumor dan penyakit lainnya sebelum sempat masuk ke fase lanjutan.

Inovasi yang dilakukan Google pada bidang kesehatan sebenarnya bukanlah yang pertama kali. Perusahaan ini sudah masuk ke industri farmasi dengan merangkul dua produsen obat, yakni Alcon dan Novartis, untuk membuat lensa kontak pintar yang mampu mengukur kadar glukosa melalui air mata.

Sementara untuk proyek nanopartikel sendiri, jumlah orang yang terlibat dalam riset sudah mencapai 10.000 orang. Dan untuk menaikkan skala penelitian, Google berencana mencari partner kerjasama baru. Kebijakan teknologi yang diambil oleh Google sangat bertolakbelakang dengan visi yang dikedepankan oleh perusahaan pesaingnya yaitu Apple. Dalam sesi event yang sama pada hari Senin (27/10), CEO Apple, Tim Cook menegaskan bahwa perusahaannya tidak berniat masuk ke dalam penelitian kanker karena mereka bukanlah ahli di bidang itu.


[Harga saham Google Inc (NASDAG:GOOG) ditutup pada posisi $548.90 atau menguat 1,5% pada sesi perdagangan hari Selasa (28/10).]

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar