Kamis, 30 Maret 2017

cfd  CFD

Indonesia Menguji Kehalalan Produk Cadbury

Jumat, 30 Mei 2014 16:03 WIB
Dibaca 511

Monexnews - Pemerintah Indonesia pada hari Juamt mengatakan bahwa mereka sedang menguji produk buatan pabrik Cadbury asal Inggris untuk memeriksa apakah produk tersebut memnuhi standar Islamik setelah dua variasi coklat di negara tetangga Malaysia ditemukan mengandung DNA daging babi. Skandal mengenai bahan makanan yang dilarang menurut hukum Islamik telah memicu kemarahan di antara sejumlah grup Muslim di Malaysia, yang telah mengusulkan untuk boykot terhadap semua produk dari Cadbury yang merupakan anak perusahaan dari Mondelez International Inc. Kecemasan mengenai standar makanan halal dapat membahayakan tingkat penjualan Mondelez di pasar negara Muslim yang lebih besar dari Malaysia, sepeti Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, dan Timur Tengah.

"Seetlah insiden seperti itu, dibutuhkan pengujian terhadap varian lain untuk melihat apakah produk tersebut juga mengandung DNA babi. Hasilnya mungkin akan keluar dalam beberapa hari," ucap Roy Alexander Sparingga, kepala BPOM Indonesia. Sparingga mengatakan bahwa pengujuan tersebut akan dilakukan terhadap 10 variasi dari produk Cadbury yang mendapat sertifikasi halal di Indonesia. Produk-produk tersebut tidak termasuk dua tipe dari coklat Dairy Milk yang ditarik oleh Cadbury Malaysia pekan ini setelah penemuan DNA daging babi tersebut. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar