Jumat, 22 September 2017

cfd  CFD

Inggris Akan Menjual Sahamnya di Lloyds

Kamis, 20 Juni 2013 11:44 WIB
Dibaca 543

Monexnews - Inggris siap menjual sahamnya di Lloyds Banking Group dan mengkaji pemisahan Royal Bank of Scotland, menurut Menter Keuangan George Osborne. Pemerintah Inggris sepertinya ingin menunjukan bahwa perbankan yang telah dinasionalisasi kini kondisinya telah pulih dari krisis keuangan 2008. Dengan penjualan 39% saham Lloyds maka pemerintah dapat memiliki bukti kesuksesan dalam memperbaiki sistem keuangan. Pemerintah masih mempertimbangkan pilihan penjualan saham. Osborne mengutarakan tahap penjualan pertama dapat ditujukan kepada investor institusional seperti dana pensiun namun dia tetap membuka peluang penjualan seluruh saham kepada publik.

Pemerintah masih mengkaji keputusan terbaik untuk RBS. Pemerintah mungkin akan membentuk bad-bank yang akan mengambil alih kredit properti bermasalah yang dimiliki oleh RBS di Irlandia dan Inggris. Keputusan pemerintah untuk menyuntikan dana £66 miliar ke sektor perbankan sewaktu Inggris mengalami krisis keuangan 2008 telah membuat pemerintah memiliki 81% saham di RBS dan 39% saham di Lloyds. Juru bicara Lloyds menolak berkomentar seraya utarakan ini adalah hak pemerintah sebagai pemegang saham. Ketua RBS, Philip Hampton, menyambut baik rencana pemerintah tersebut. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar