Today Analysis CFD
- SWIRE-HK: Terkondisi Bullish, Siap Uji Resistance Di 98.85
- NIKON-JP: Terkondisi Bullish, Potensial Bentuk Head & Shoulder
- KONICA-JP: Dalam Konsolidasi, Potensial Bentuk Formasi Symmetrical Triangle
- HENDERSON-HK: Berpotensi Bearish, Incar Support Di 52.08
- PIONEER-JP: Potensial Bearish Akibat Berpotensi Bentuk Head And Shoulder
Monexnews - Investigasi terus dilakukan guna mengungkap korupsi bisnis perseroan di wilayah Meksiko.
Wal-Mart (NYSE:WMT) giat menjalin kerjasama dengan otoritas persaingan usaha Amerika Serikat (AS) dan Meksiko untuk menggali informasi soal yang dilakukan oknum kantor regionalnya. Tidak hanya itu, pihak perseroan juga menyelidiki kemungkinan praktik serupa di kantor China. Dua anggota legislatif AS dari Partai Republik, Henry Waxman dan Elijah Cummings, meminta Wal-Mart melakukan investigasi terhadap kinerja bisnis di Brazil, China dan Meksiko. Dalam surat yang ditulis untuk CEO Michael Duke, kongres bahkan mencantumkan rekomendasi jaksa agar audit diterapkan pada kantor perwakilan India dan Afrika Selatan.
Wal-Mart menyambut baik permintaan komite dengan baik. "Kami meninjau kinerja operasional di seluruh dunia," ujar David Tovar, juru bicara emiten ritel terbesar dunia itu. Sejauh ini, sudah ada 5 negara yang dinilai rentan terhadap aksi korupsi antara oknum perusahaan dan pemerintah daerah. Seperti diketahui, eks-CEO Wal-Mart Meksiko, Eduardo Castro-Wright, terbukti mendalangi aksi suap $24 juta untuk memuluskan ekspansi perusahaan di Meksiko. Kasus ini mencoreng citra Wal-Mart yang selama ini dinilai bersih dalam perjalanan bisnisnya.
Kongres mengkritik ketiadaan transparansi oleh pihak direksi sehingga meminta rekomendasi kejaksaan. Anggota Republikan siap memanggil Maritza Munich, Mantan Dewan Penasihat Internasional Wal-Mart, yang disebut sebagai figur kunci dalam upaya penuntasan kasus suap. "Kami menilai perusahaan anda tidak memberikan informasi yang cukup sampai saat ini," tulis anggota kongres. Saham Wal-Mart memang belum terkena dampak yang besar dari perkembangan isu internal. Namun jika nantinya otoritas menjatuhkan sanksi materil, reputasi wal-Mart di mata investor bisa runtuh. Saham Wal-Mart kemarin ditutup pada level $67.10 atau naik 0,04%.
(dim)

Komentar