Rabu, 20 September 2017

cfd  CFD

IPO Pekan Ini, GoPro Lepas Sahamnya di Kisaran Atas

Kamis, 26 Juni 2014 10:31 WIB
Dibaca 551

Monexnews -  Bursa saham Wall Street akan kedatangan emiten baru pekan ini. Produsen alat elektronik, GoPro, dijadwalkan menjual saham perdananya ke publik untuk meraup modal segar sekitar $425 juta. GoPro menunjuk tiga perusahaan underwriter besar dalam proses penerbitan sahamnya yakni JP Morgan Chase, Citigroup dan Barclays.

GoPro semalam mematok harga sahamnya pada initial public offering (IPO) di batas atas $24 dari kisaran target harga antara $21 dan $24. Operator yang dipilih sebagai indeks transaksi yakni NASDAQ, yang memang dikenal sebagai tempat bernaungnya saham-saham teknologi. dan simbol perdagangan Gopro adalah GPRO.

Menurut analisa David Menlow, Presiden situs IPOfinancial.com, GoPro merupakan merek yang sedang naik daun di Amerika belakangan ini. Bukan hanya karena inovatif, produknya (terutama kamera outdoor) dikenal memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan produk sejenis di pasaran.

GoPro merupakan produsen kamera yang dirancang khusus untuk keleluasaan gerak penggunanya. Kamera buatan GoPro bisa dipakai pada beberapa bagian tubuh seperti kepala dan lengan karena konsepnya memang 'wearable'. Pengguna kamera ini biasanya adalah kalangan olahragawan dan penyuka aktivitas ekstrim, yang memang membutuhkan kamera berkualitas namun tidak ingin ruang geraknya terbatas.  

Sementara CEO dan pendiri GoPro, Nick Woodman, menyebut perusahaannya meraup pemasukan $500 juta di tahun 2012 dan angka penjualan diharapkan bisa meningkat beberapa kali lipat dalam satu atau dua tahun ke depan. Melalui penjualan saham ke publik, produsen kamera 'wearable' ini berharap mampu memperoleh suntikan modal sekitar $425 juta.

Walaupun belum berhasil memperoleh omset sampai $1 miliar sampai dengan tahun lalu, GoPro tetap berhak mengajukan proposal IPO kepada SEC di bawah aturan Jumpstart Our Business Startups Act atau JOBS ACT. Undang-undang ini mengatur izin IPO penjualan saham bagi calon emiten yang jumlah pemasukannya belum memenuhi aturan standar bursa.


(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar