Kamis, 19 Oktober 2017

cfd  CFD

Isu Ebola Untungkan Beberapa Saham Farmasi

Rabu, 24 September 2014 14:20 WIB
Dibaca 823

Monexnews - Di tengah ramainya isu soal virus Ebola, harga saham beberapa perusahaan farmasi justru menguat di bursa. Saham emiten sektor kesehatan yang sedang berupaya mencari obat untuk wabah tersebut cukup diminati oleh investor.

Pelaku pasar keuangan mengantisipasi ditemukannya obat untuk Ebola oleh beberapa perusahaan farmasi. Kalaupun tidak bisa benar-benar menyembuhkan, investor berharap ada pil atau vaksin yang efektif untuk proses perawatan. Karena alasan itulah, saham-saham yang terlibat dalam proyek anti-Ebola diburu oleh pemodal dengan harapan nilai jualnya naik saat mereka mampu menemukan serum ampuh.

Saham Tekmira Pharmaceuticals naik 4% pada sesi perdagangan hari Selasa (23/09), setelah sempat meroket 17% di hari Senin. Harga bergerak drastis setelah beredar kabar kalau badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat memperbolehkan Tekmira untuk melakukan uji coba obatnya terhadap pasien Ebola. Tekmira sendiri adalah salah satu perusahaan yang terlibat dalam konsorsium pemberantasan Ebola di Afrika Barat. Setiap ada berita apapun yang dinilai positif untuk penyembuhan Ebola memang kerap merangsang aksi beli saham farmasi.

Saham Tekmira sendiri sangat fluktuatif sejak isu Ebola mengemuka di akhir Juli. Pasca penguatan pekan ini, saham Tekmira sudah kembali ke level awal Agustus, momen di mana BPOM Amerika memberikan izin terbatas untuk pemakaian obat Ebola kepada perseroan. Harga sahamnya juga 20% lebih rendah dibandingkan level tertinggi 52-pekannya yang tercapai bulan Maret silam.

Beberapa saham lain juga bergerak variatif di tengah dinamika isu Ebola, mulai dari emiten kecil semacam NewLink Genetics hingga raksasa farmasi seperti GlaxoSmithKline atau GSK. Terkait dengan aksi beli investor, CEO Tekmira, Mark Murray, memperingatkan bahwa pencarian formula anti-Ebola sangatlah sulit dan berliku. Jadi, mungkin saja upaya tim medis untuk mencari obat ampuh berakhir tanpa hasil. Penyembuhan Ebola bisa saja tinggal menunggu waktu, namun menerka perusahaan mana yang berhasil menemukan obatnya pertama kali adalah suatu hal yang spekulatif.

 

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar