Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

cfd  CFD

Jaksa Jerman Tetapkan 9 Tersangka dalam Kasus Deutsche Bank

Kamis, 11 Juni 2015 17:15 WIB
Dibaca 3844

Monexnews - Jaksa penuntut umum Jerman menjelaskan sebanyak 9 orang menjadi target tersangka dalam penggeledahan kantor pusat Deutsche Bank pekan ini. Aparat hukum juga menegaskan bahwa investigasi yang dilakukannya terkait kasus pengemplangan pajak nasabah dan bukan manipulasi pasar forex.

Selain menyambangi kantor bank terbesar Jerman itu, 70 penyidik juga memeriksa 10 rumah dan kantor untuk mencari bukti-bukti. Namun belum ada satupun nama yang diumumkan karena proses investigasi masih berlangsung. Beberapa nasabah diduga melakukan kecurangan untuk mendapat penggantian pajak senilai €43 juta atau setara $48,7 juta pada tahun 2008. Caranya sangat beragam termasuk memakai saham yang dimilikinya untuk pembayaran dividen atau biasa disebut 'cum/ex'.

Istilah cum/ex dipakai untuk menggambarkan timing transaksi saham sekitar waktu pembayaran dividen, di mana harga ssuatu saham di pasaran turun karena faktor pembayaran dividen tidak lagi masuk dalam pertimbangan saat investor menjual atau beli saham. Pemerintah menganggap cara transaksi seperti ini sama dengan memanfaatkan celah untuk praktik pengemplangan pajak.

Seperti diberitakan hari Selasa lalu, kantor pusat Deutsche Bank AG yang berlokasi di kota Frankfurt, Jerman, didatangi oleh penyidik dari kejaksaan. Tim investigator mencari bukti-bukti terkait praktik ilegal yang dilakukan oleh orang dalam perusahaan.

Menurut penjelasan juru bicara bank terbesar di Jerman ini, tim penyidik berupaya menemukan dokumen-dokumen dan file yang terkait dengan transaksi mencurigakan oleh klien-nya. Namun demikian, belum ada gugatan resmi yang diajukan oleh pihak kejaksaan kepada satupun karyawan.

Tadinya, aparat berwenang diduga sedang berupaya menyelesaikan kasus manipulasi kurs mata uang antar bank yang terindikasi dilakukan oleh orang dalam perusahaan. Namun tim kejaksaan baru mengumumkan kasus yang sedang diurusnya hari ini. Deutsche Bank sudah memberhentikan dua orang Chief Executive Officer-nya setelah menggelar rapat luar biasa akhir pekan lalu. Anshu Jain dan Jürgen Fitschen, yang telah berbagi peran CEO selama 3 tahun terakhir, terpaksa hengkang meski kontrak kerjanya belum berakhir. Menurut laporan media lokal Jerman, badan pengawas ikut terlibat memberikan rekomendasi dalam kebijakan pemutusan kontrak keduanya demi menjaga nama baik bank.

Deutsche Bank mengumumkan penghentian dua CEO kepada publik tanpa menjelaskan alasannya, namun publik sudah mengetahui kalau resignasi keduanya terkait erat dengan berbagai skandal di dalam perusahaan. Anshu Jain akan resmi berhenti kerja pada tanggal 30 Juni namun Fitschen akan tetap menduduki posisinya sampai Mei tahun depan untuk keperluan transisi. Sebelumnya Jain dan Fitschen direncanakan memimpin bank terbesar Eropa ini setidaknya sampai tahun 2017 mendatang.

Deutsche Bank merupakan bank terbesar di Jerman dengan jumlah karyawan mencapai 100.000 orang di seluruh dunia. Pergantian posisi CEO terjadi menyusul buruknya kinerja keuangan akibat beban pembayaran klaim hukum yang besar. Ini terjadi karena Deutsche Bank masuk dalam daftar hitam bank yang melakukan praktik ilegal di pasar keuangan Eropa selama beberapa tahun terakhir.

Kasus terbesar mencuat pada bulan April lalu saat Deutsche Bank divonis bersalah dan harus membayar uang damai di pengadilan Amerika Serikat dan Inggris sebesar $2,5 miliar. Perusahaan ini terbukti melakukan persekongkolan dalam praktik manipulasi nilai tukar acuan yang dipakai dalam perdagangan valuta dunia. Sejak 2003 hingga 2010, pegawai Deutsche Bank menggunakan aplikasi online chats, email dan telepon untuk menaikkan dan menurunkan kurs benchmark demi keuntungannya sendiri. Pemberitaan buruk tentang bank ini sudah menggerus harga sahamnya sampai 18% dalam setahun terakhir. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar